Beranda Daerah Karanganyar Diwarnai Penghitungan Ulang, Ganjar-Yasin Kuasai 15 Kecamatan di Karanganyar. Sudirman-Ida Menangi 2...

Diwarnai Penghitungan Ulang, Ganjar-Yasin Kuasai 15 Kecamatan di Karanganyar. Sudirman-Ida Menangi 2 Kecamatan 

98
BAGIKAN
Paslon Ganjar-Yasin saat merayakan kemenangan di Pilgub Jateng bersama relawan dan pendukungnya. Foto/Tempo.co

KARANGANYAR- Pasangan calon gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo-Taj Yasin, unggul  terhadap pesaingnya Sudirman Said-Ida Fauziyah, di Kabupaten Karanganyar dalam pemilihan gubernur dan wakil gubernur Jawa Tengah tahun 2018.

Pasangan Ganjar-Yasin meraup suara sebanyak 298.325, sedangakan pasangan Sudirman Said-Ida memperoleh sebanyak 224.182 suara. Pasangan Ganjar Pranowo-Taj yasin unggul di 15 kecamatan, masing-masing, kecamatan Karanganyar Kota, Mojogedang, Kerjo, Ngargoyoso, Jenawi, Tawangmangu, Karangpandan, Jatipuro, Jatiyoso, Jumapolo, Jaten, Kebakramat, Gondangrejo, Tasikmadu, dan Colomadu.

Berdasarkan hasil rapat pleno rekapitulasi penghitungan suara pemilihan gubernur Jawa Tengah dan pemilihan bupati dan wakil bupati Karanganyar yang digelar di ruang rapat paripurna DPRD setempat, Rabu (04/07/2018), yang dimulai pukul 13.30 WIB  pasangan Ganjar Pranowo-Taj Yasin, menang di 15 kecamatan. Sedangkan dua kecamatan, masing-masing, Kecamatan Matesih dan Kecamatan Jumantono, pasangan Sudirman said, berhasil mengungguli pasangan Ganjar-Yasin.

Di Kecamatan Matesih pasangan Sudirman Said-Ida unggul dengan perolehan suara 13.944, sementara pasangan Ganjar –Yasin memperoleh 12.364 suara. Demikian juga di kecamatan Jumantono. Pasangan Sudirman Said-Ida meraup 14.437 suara, sedangkan pasangan Ganjar-Yasin memperoleh 13.468 suara.

Dalam rekapitulasi penghitungan suara tersebut, untuk kecamatan Jaten, sempat dilakukan  rekapitulasi ulang. Pasalnya, berita acara (BA) hasil rekapitulasi penghitungan suara, tidak dimasukkan ke dalam kotak suara yang telah disegel.

Baca Juga :  Honor THL Pemkab Karanganyar Diwacanakan Bakal Naik. DPU PR Wadul Kekurangan Pegawai Pelelang

“ Kita harus melakukan rekapitulasi ulang. Karena saat kotak suara disegel dan diserahkan ke KPU, berita acara tidak dimasukkan,” ujar ketua KPU, Sri Handoko.

Hal yang sama juga terjadi di Kecamatan Karanganyar Kota. Hasil rekapitulasi penghitungan suara Pilkada Karanganyar, tertukar dengan rekapitulasi penghitungan suara pemilihan gubernur Jawa Tengah.

Meski tidak dilakukan penghitungan ulang, hal ini membuat proses rekapitulasi penghitungan suara di tingkat KPU, menjadi terhambat.

Sementra itu, usai rekapitulasi penghitungan suara pemilihan gubernur Jawa Tengah, langsung dilanutkan dengan rapat pleno rekapitulasi penghitungan suara untuk pemilihan bupati dan wakil bupati Karanganyar. Hingga berita ini diiturunkan, proses rekapitulasi masih berlangsung dengan pengawalan ketat aparat kepolisian. Wardoyo