loading...


Kondisi pikap dan bus yang ringsek pasca kecelakaan di Kedawung, Sragen, Rabu (4/7/2018). Foto/Istimewa

SRAGEN- Kecelakaan tragis terjadi antara mobil pikap dan bus di Jalan Sragen-Batujamus tepatnya di Manisrenggo, Mojodoyong, Kedawung, Rabu (4/7/2018). Tiga orang sekeluarga yang terdiri dari bapak dan dua anaknya menjadi korban dalam insiden itu.

Kecelakaan itu terjadi pukul 14.30 WIB. Melibatkan mobil pikap AD 1814 WP yang dikemudikan Sujiman (40) asal Kutorejo, Karanganyar dengan Bus AD 1684 BE yang dikemudikan Sahlan (43) asal Batu RT 19, Mojokerto, Kedawung.

Informasi yang dihimpun di lapangan,  kecelakaan bermula ketika pikap melaju dari arah Sragen menuju Karanganyar.

Baca Juga :  Genjot Peningkatan Pangan di Sukorejo, Dinas Ketapang Dihadirkan Beri Penyuluhan ke Petani 

Sedangkan bus dari arah berlawanan. Sesampai di lokasi kejadian, pikap berusaha menghindari lubang jalan.

Nahas saat bersamaan bus datang dari lawan arah dan jarak sudah sangat dekat.

Akibatnya tabrakan hebat pun tak terhindarkan. Pikap dan bus terlibat benturan keras hingga pikap ringsek. Sedangkan bus sampai terguling.

Akibat kecelakaan itu,  Sujiman mengalami luka patah bagian kaki dan paha.

Kemudian putranya,  Fauzi (16) yang duduk di tengah mengalami patah paha kanan dan pendarahan hidung. Kemudian anaknya yang paling kecil, Fathoni Fico (6) mengalami luka di bagian wajah dan kepala belakang.

Baca Juga :  Miris, Pasangan Kakek-Nenek di Sragen Nekat Bandari Judi dan Pasok Miras Ciu. Tak Berkutik Saat Digerebek Polisi 

Ketiganya langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapat perawatan intensif.

Sedangkan pengemudi bus mengalami memar di bagian dahi dan hanya rawat jalan. Kapolres Sragen,  AKBP Arif Budiman membenarkan adanya kecelakaan tersebut.

Menurutnya sesaat setelah menerima laporan,  tim langsung meluncur ke lokasi melakukan olah TKP dan evakuasi.

“Tidak ada korban jiwa,  semua korban luka sudah dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan. Bus dan pikap sudah diamankan sebagai barang bukti, ” tukasnya. Wardoyo

Baca Juga :  Trenyuh, Ratusan Warga Desa Sukorejo Rela Antri Demi Dapat Pengobatan Gratis di Lokasi TMMD Kodim Sragen. Ternyata Ini Alasannya!

 

Loading...