loading...


Tribunnews

JOGJA – Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi menganggap adanya tol Solo-Yogya akan menjadi solusi kemacetan yang selama ini belum terurai.

Menurutnya, waktu tempuh Solo Yogya saat ini terlampau lama karena mencapai 3 jam sekali perjalanan.

“Yogyakarta-Solo itu bisa sampai tiga jam, kita mesti kasih solusi. Sangat penting dibuat jalan lagi, apakah arteri apakah jalan tol itu penting,” kata Budi saat ditemui di UGM, Sabtu (30/6/2018).

Baca Juga :  Kualitas Kopi Indonesia Sudah Top, Tapi Produktivitasnya Masih Kurang, Kalah dari Vietnam

Lebih lanjut Menhub menuturkan, nantinya jalan tol yang melintasi Yogyakarta tersebut akan terintegrasi dengan tol trans Jawa.

“Sebentar lagi dari sisi selatan dari Bandung-Garut-Tasik, itu akan menuju ke Bawen, lintasannya ke Yogya,” jelas Menhub.

Diproyeksikan, tol tersebut nantinya dapat menghubungkan wilayah Jogja-Solo-Semarang (Joglosemar).

Baca Juga :   Indonesia Architecture Creative Forum (IACF), Sumbangsih Propan Raya Bagi Kemajuan Arsitektur Indonesia

“Master plannya sudah ada. Kalau saya mengusulkan Bawen-Yogyakarta terus ke Solo,” jelasnya.

Sebelumnya, Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X mengaku sudah menyetujui tol Joglosemar.

Namun dirinya meminta agar jalur tol yang dibangun nantinya dibuat menjadi elevated atau melayang. #Tribunnews

Loading...