loading...
Loading...
Ribuan warga yang tergabung dalam FSDD Sragen saat demo di DPRD Sragen, Kamis (5/7/2018). Foto/Wardoyo

SRAGEN- Ribuan warga yang tergabung dalam Forum Solidaritas Sragen Damai (FSDD) menggelar aksi demo di gedung DPRD setempat, Kamis (5/7/2018). Mereka menuntut para politisi di Sragen tidak melakukan politik hitam dan adu domba hanya demi meraih suara pada Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019 mendatang.

Ribuan massa dari berbagai elemen itu datang dengan membawa spanduk dari elemen masing-masing. Mereka mengutuk perilaku legislator dan politisi yang menghalalkan segala cara termasuk dengan melakukan penyebaran berita bohong dan pembunuhan karakter politisi lain.

Baca Juga :  Tak Banyak Yang Tahu, Sekda Sragen Ternyata Diam-diam Tertangkap Sering Beri Makan Puluhan Burung Dara di Alun-alun Tiap Pagi. Alasannya Mengejutkan! 

Koordinator aksi demo, Suroto dalam orasinya meminta para politisi yang duduk sebagai anggota DPRD ikut menjaga Sragen tetap damai dan kondusif meski tensi politik sudah memanas.

“Kedepankan cara-cara legal dalam meraih dukungan massa. Jangan melakukan politik hitam dengan mengadu domba warga hanya untuk kepentingan sesaat. Sragen harus tetap damai dan kondusif,” ujarnya.

Menurut Suroto, aksi demo kali ini merupakan wujud kekesalan warga atas perilaku sejumlah oknum anggota DPRD yang diduga turut menyebarkan berita hoax dan provokasi.

Baca Juga :  Wanita Cantik Yang Tertangkap Curi Uang di Kios Pasar Bunder Sragen Diketahui Bernama Retno. Ternyata Sedang Hamil 6 Bulan 

“Kami juga menyayangkan adanya perseteruan antarpimpinan DPRD yang berdampak pada tidak kondusifnya Sragen. Mari bermain fair menjelang Pileg, jangan menyebar berita bohong hanya untuk meraih suara warga,” tegasnya.

Suroto mengaku siap menjadi garda terdepan untuk memerangi segala upaya penyebaran berita bohong atau provokasi di tengah masyarakat. Apalagi jika sampai berita bohong tersebut disebar oleh oknum wakil rakyat, maka akan berhadapan dengan FSDD.

Baca Juga :  Sempat Disoal, Sumbangan Pembangunan 139 Murid Pemegang KIP di SMKN Plupuh Akhirnya Dikembalikan. KCD Provinsi Berharap Jadi Perhatian Semua Sekolah! 

“Jangan sekali-kali bermain kasar dengan cara mengadudomba rakyat. Karena kami semua siap menghadapi,” tandasnya.

Para pendemo sempat ditemui oleh Ketua Komisi I DPRD Sragen, H Suroto. Tuntutan dan aspirasi para pendemo diterima dan siap disampaikan ke pimpinan DPRD.

“Selaku perwakilan dari lembaga DPRD, kami tampung aspirasi dari FSDD dan siap kami sampaikan ke pimpinan untuk ditindaklanjuti,” tuturnya. Wardoyo

 

 

Loading...