JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Solo

Tema Asean Games 2018 Hadir Dalam Proses Rekapitulasi Pilgub 2018 Di KPU Solo

Triawati
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Triawati

SOLO- Beda dengan proses rekapitulasi pemilu biasanya, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Solo menghadirkan tema Asean Games 2018 dalam Rekapitulasi Hasil Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jateng 2018, yang diselenggarakan Kamis (5/7/2018), di Kantor KPU setempat. Tampak foto dan gambar tema Asean Games 2018 menjadi background papan nama rekapitulasi dan tidak lupa para komisioner KPU Solo mengenakan atribut Asean Games 2018.

Ketua KPU Solo, Agus Sulistyo menuturkan, menghadirkan Asean Games 2018 sebagai tema dakam rekapitulasi kali ini merupakan salah satu bagian dari politiktainmen. Artinya, urai Agus, bahwa KPU tidak hanya bergerak di bidang politik saja namun bisa juga mensosialisasikan dan mendukung ajang Asean Games 2018.

Baca Juga :  Ultimatum Pelaku pengeroyokan dan penganiayaan Pasar Kliwon Solo, Polisi Beri Waktu 2x24 Jam untuk Serahkan Diri atau....

“Sekarang kan yang lagi ramai sepak bola juga, Piala Dunia. Tapi kami memilih Asean Games sebagai bentuk dukungan kami terhadap event tersebut. Ini masuk dalam fungsi KPU dalam politiktainmen,” ujarnya, Kamis (5/7/2018).

Sementara itu, dalam proses rekapitulasi tersebut juga diketahui perolehan award untuk KPU karena partisipasi pemilih mencapai 77 persent sesuai target nasional.

“Jumlah pemilih ada 77 % atau lebih dari target 70 % pemilih dari DPT 400 ribu lebih. Sedangkan bagi warga tidak menggunakan hak pilihnya mencapai 23 % sehingga jumlah pemiih dinilai naik. Kami juga memberikan award dengan berbagai kategori dari jumlah partisipasi pemilih, managemen pemilih hingga TPS unik,” tambah Agus.

Baca Juga :  Sempat Kena Pukul, Begini Penjelasan Lengkap Kapolresta Solo Soal Kasus Penyerangan di Mertodranan Pasar Kliwon Solo

Wakil Walikota Solo, Ahmad Purnomo mengutarakan, penyelenggaraan Pilgub Jateng 2018 di Kota Solo dinilai nyaman dan aman. Partisipasi pemilih dan partispasi penyelenggara cukup unik tanpa menghilangkan tugas penyelenggara pemilu.

“Ada TPS yang unik seperti TPS kampung juara, wayang orang, piala dunia, dan anak sekolah,” ujarnya. Triawati PP