JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Warga Sragen Diminta Matikan TV dan HP Setiap Pukul 18.00-20.00 WIB. Semua Ketua RT dan RW Diminta Terjun Memantau! 

Bupati Kusdinar Untung Yuni Sukowati. Foto/Wardoyo

 

Bupati Kusdinar Untung Yuni Sukowati. Foto/Wardoyo

SRAGEN – Pemkab Sragen mengeluarkan kebijakan baru berupa “Gerakan Matikan TV, Matikan HP, Ayo Mengaji dan Belajar” pada pukul 18.00 – 20.00 WIB. Kebijakan ini dikeluarkan sebagai bentuk komitmen Pemkab Sragen untuk mewujudkan Kabupaten Sragen sebagai Kabupaten Layak Anak.

“Seluruh elemen masyarakat supaya melaksanakan gerakan pada pukul 18.00 – 20.00 untuk mematikan TV, matikan HP. Waktu itu harus digunakan untuk mengaji dan belajar,” kata Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati, Kamis (5/7/2018).

Baca Juga :  Nopol Terdaftar Misterius, Sejumlah Warga Sragen Curhat Ditolak Beli BBM di SPBU. Kok Bisa?

Kebijakan tersebut tertuang dalam Surat Edaran (SE) Bupati Sragen Nomor: 451/34/2018, tanggal 5 Juli 2018 tentang Gerakan 18.00-20.00 Matikan TV, Matikan HP, Ayo Mengaji dan Belajar. SE tersebut ditujukan kepada para kepala dinas/badan, pimpinan vertikal BUMN/BUMD, Camat, kepala desa/kelurahan dan ketua RT/RW se-Kabupaten Sragen.

Baca Juga :  Terjerat Sabu dan Pil Koplo, 9 Warga Sragen Ditangkap Polisi. Ini Daftar Identitas dan Barang Buktinya!

Selain untuk mewujudkan Kabupaten Layak Anak, Gerakan Ayo Mengaji dan Belajar ini juga untuk mengimplementasikan wajib belajar 12 tahun di Kabupaten Sragen.

Halaman selanjutnya »

Halaman :  1 2 Tampilkan semua
  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com