loading...
Pileg 2019

KARANGANYAR- Hingga menjelang penyusunan daftar caleg sementara (DCS), panitia pengawas pemilu (Panwaslu) Karanganyar, belum menerima satupun pengaduan terhadap bakal calon anggota legislatif (Bacaleg) yang dinyatakan tidak memenuhi persyaratan (TMS) oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Hal tersebut dikatakan Komisioner Panwaslu Kabupaten Karanganyar Divisi Hukum dan Penindakkan Pelanggaran, Nuning Ritwanita, saat melakukan pemantauan rancangan persetujuan DCS pemilihan legislatif di KPU  Jumat (10/8/2018).

“Sampai saat ini belum menerima pengaduan. Semoga saja tidak ada sengketa terkait itu,” kata Nuning Jumat (10/8/2018).

Menurut nuning,  sengketa bisa terjadi apabila bacaleg bersangkutan menganggapal ada kekeliruan verifikasi sehingga dirinya disebut TMS.

Baca Juga :  Geger Mayat Wanita di Temukan di Saluran Irigasi Tegalgede Karanganyar. Ditemukan Posisi Terlentang

Terpisah,  Komisioner KPU Divisi Teknis, Muhammad  Maksum, menyatakan, masyarakat dapat  memberikan masukkan kepada KPU jika ada temuan kepada salah satu bacaleg pada saat diumumkan dalam DCS pada tanggal 12-14 Agustus 2018 mendatang.

“ Saat diumumkan dalam DCS, bisa saja ada tanggappan dari masyarakat. Jika memang ada, kita akan melakukan klarifikasi, apakah tanggapan yang dilakukan masyarakat itu memiliki dasar yang kuat serta memiliki bukti atau tidak. Jika terbukti, maka partai politik, wajib mengganti bakal calon anggota legislatifnya itu,” kata Maksum, Jumat (10/08/2018).

Baca Juga :  Korban Keracunan Massal di Hajatan Colomadu Digelontor Uang Ratusan Ribu dari Bupati Karanganyar. Bupati Juga Bagi Resep Atasi Keracunan

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, ari jumlah awal pengajuan bakal calon anggota legislative (Bacaleg)setelah perbaikan sejumlah  486 orang, setelah dilakukan verifikasi oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU), sebanyak  443 Bacaleg dinyatakan memenuhi syarat (MS).

Dari jumlah bacaleg yang diajukan oleh Parpol dan telah dilakukan verifikasi, 25 orang mundur, 12 orang tidak memenuhi syarat (TMS). Dari 12 bacaleg yang dinyatakan TMS tersebut, 6 orang diantaranya TMS karena  dalam daerah pemilihan (Dapil) tidak terpenuhi ketentuan minimal 30% perempuan. Wardoyo


Loading...