JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Gara-Gara Ngantuk, Motor Shogun Warga Ngrampal Amblas Dalam Sekejap Digondol Alap-alap

Tim Polsek Ngrampal saat melakukan olah TKP di lokasi kios korban pencurian motor. Foto/Wardoyo

photo 2018 08 30 20 04 10
Tim Polsek Ngrampal saat melakukan olah TKP di lokasi kios korban pencurian motor. Foto/Wardoyo

SRAGEN- Nasib tragis dialami Suwardi, asal Dukuh Gerdu, Pilangsari, Ngrampal. Ia harus merelakan kehilangan sepeda motorny hanya gara-gara ketiduran dan lupa memasukkan motor ke dalam kios.

Motor jenis Suzuki  Shogun bernopol AD 5360 DY miliknya amblas dalam sekejap. Motor warna biru itu hilang saat di parkir di halaman kios pangkalan truk Pilangsari Dukuh Gerdu Desa Pilangsari Ngrampal Sragen, Kamis (30/08/2018).

Data yang dihimpun, peristiwa berawal saat pemilik sepeda motor Suwardi, dini hari pukul 01.00 WIB keluar rumah kiosnya untuk membeli rokok. Lantaran mengantuk, Suwardi saat itu hanya memarkirkan sepeda motornya di halaman, dan tak memasukannya ke dalam kios.

Baca Juga :  Duh Gusti, 3 Warga Sragen Kembali Meninggal Dunia Hari Ini Positif Terpapar. Dua Orang dari Tanon, Satu Orang Berusia 90 Tahun

Saking ngantuknya ia langsung tidur.

Ia baru kaget saat bangun pukul 04.00 WIB dan mendapati sepeda motor yang di parkir di halaman kios telah hilang.

Di hadapan petugas Polsek Ngrampal, Suwardi juga menyadari bila ia juga meninggalkan kunci tetap tergantung di sepeda motor.

Baca Juga :  10.000 Dosis Vaksin Sinovac Sudah Tiba di Sragen Malam Ini. Yang Dapat Suntikan Pertama Ada 4.980 Orang, Diperkirakan Dimulai Pekan Depan!

“Korban juga sempat menanyakan keberadaan sepeda motor miliknya tersebut, kepada beberapa tetangga kiosnya. Namun diantara para tetangganya tersebut, tak ada yang melihat kendaraan tersebut dibawa oleh seseorang,” papar Kapolres Sragen AKBP Arif Budiman melalui Kapolsek Ngrampal AKP Agus Irianto, Jumat (31/8/2018).

Tak hanya motor, korban ternyata juga meninggalkan STNK sepeda motor seharga Rp 2,7 juta tersebut di dalam jok motor. Kapolsek menambahkan saat ini kasus tersebut masih dalam penyelidikan. Wardoyo