loading...

 

Bupati Karanganyar, Juliyatmono saat meninjau gorong-gorong pemicu protes warga Kebak, Kebakkramat. Foto/Humas Kab

 

KARANGANYAR- Bupati Karanganyar, Juliyatmono memenuhi janji untuk menindaklanjuti keluhan warga Desa Kebak, Kebakkramat, yang merasa jadi korban proyek tol Soker. Kamis (30/8/2018), bupati terjun langsung meninjau lokasi gorong-gorong dan saluran air yang dinilai tak berfungsi sejak adanya proyek Tol Soker.

Di hadapan warga, bupati menjanjikan akan merapikan gorong-gorong saluran air dengan ditalud. Kemudian menambah akses jalan untuk angkut hasil pertanian dan pupuk, serta penerangan jalan di sekitar jembatan fly over.

“Apa yang menjadi tanggung jawab JSN, tanggung jawab mereka. Sedangkan tanggungjawab Pemda akan tetap kami lakukan agar hasil pertanian masyarakat bisa terus maksimal,” papar Bupati Karanganyar, Juliyatmono usai menemui warga dan mengecek lokasi di Desa Kebak, Kecamatan Kebakkramat.

Dia menambahkan gorong-gorong atau selokan air di sisi utara fly over akan dirapikan. Sehingga air yang meluap disaat curah hujan tinggi tidak melebar ke areal pertanian.

Loading...

Kemudian, di sisi gorong-gorong dibuatkan akses jalan agar petani bisa melakukan pemupukan dan mengangkut hasil pertanian.

“Sudah saya cek, dan bisa dibuatkan akses jalan. Dalam waktu dekat, Pemkab akan membuatkan akses jalan untuk mengangkut hasil pertanian,” imbuhnya.Selain itu, akses jalan di bagian selatan fly over juga akan dilakukan. Sebab, para petani bisa mengangkut hasil pertanian dan proses pemupukan supaya lancar. Nanti, menurut Juliyatmono pagar jalan tol ditarik ke dalam sedikit dan di luar pagar akan dibuatkan akses jalan. Supaya petani yang berada di sisi selatan fly over juga optimal.

“Termasuk kami juga akan memasang lampu penerangan. Supaya semuanya aman dan nyaman melewati jalan tersebut,” katanya. Wardoyo

Loading...