loading...

tribunjogja.com/humas-polsekpajangan.blogspot.com

Goa Selarong merupakan salah satu tujuan wisata bersejarah di Yogyakarta, tepatnya di Pajangan, Bantul, DIY. Lokasi wisata ini menjadi satu saksi sejarah mengenai perjuangan pahlawan saat melawan penjajah.

Tidak hanya nilai historisnya yang tinggi, kondisi alam yang masih asri juga menjadi daya tarik tersendiri bagi para wisatawan.

Goa yang sekaligus menjadi saksi tempat persembunyian Pangeran Diponegoro tersebut tersusun dari batu kapur yang digelayuti oleh akar- akar pepohonan yang berusia ratusan tahun.

Untuk memasuki obyek wisata ini, setiap pengunjung dikenakan retribusi masuk yang cukup murah, yaitu sebesar Rp 3.750 yang pada prakteknya dibulatkan menjadi Rp 4.000.

Gua Selarong berada di Kabupaten Bantul, tepatnya di Dusun Kembangputihan, Pajangan, Bantul.

Loading...

Rute untuk menuju Goa Selarong pengunjung bisa menggunakan kendaraan pribadi karena tidak ada angkutan umum yang melintasi obyek wisata sejarah ini.

Namun demikian jalan menuju ke tempat wisata ini berupa jalan aspal yang mulus.

Untuk mengunjungi wisata tersebut pengunjung dapat melalui beberapa rute.

Namun yang lebih mudah adalah melalui rute Masjid Agung Bantul ke arah barat, kemudian menuju ke jalan Selarong.

Pada komplek Goa Selarong terdapat dua buah gua utama.

Goa Kakung yang digunakan oleh Pangeran Diponegoro menjadi goa utama. Goa putri yang dipake oleh selir Pangeran Diponegoro yang bernama Raden Ayu Retnaningsih.

Goa pada kompleks Gua Selarong lebih mirip sebagai cekungan pada sebuah tebing yang kemudian dipahat agar bisa ditinggali.

Selain sepasang gua, tersapat spot wisata air terjun kecil.

Air terjun ini berada di depan Gua Putri. Namun air terjun ini teraliri air pada saat musim penghujan.

Di kawasan wisata Gua Selarong terdapat juga sebuah gardu di puncak bukit atau di atas Gua Putri.

Dari gardu ini, pengunjung bisa melihat hamparan hijau pepohonan di dareah Pajangan, Bantul.

www.tribunnews.com

 

 

 

Loading...