loading...
Ilustrasi balap liar

SRAGEN- Maraknya aksi balap liar atau yang biasa dikenal trek-trekan di jalur Saradan, Karangmalang dinilai sangat meresahkan warga. Polsek setempat pun langsung merespon dengan mengintensifkan penyisiran dan patroli ke jalur Saradan.

“Patroli di jalur Saradan memang kita tingkatkan karena informasi dari masyarakat di lokasi itu memang kerap digunakan untuk trek-trekan dan meresahkan masyarakat,” papar Kapolres Sragen, AKBP Arif Budiman melalui Kapolsek Karangmalang, AKP Mujiono, Selasa (21/8/2018).

Baca Juga :  Kesaksian Lengkap Petugas Medis di Sragen Yang Diteror dan Diancam Usai Tangani Pasien Positif Covid-19. Ungkap Sempat 10 Kali Ditelepon Pengirim Pesan, Merasa Sudah Tangani Pasien Sesuai Prosedur!

AKP Muji menguraikan patroli dilakukan di sepanjang jalur Saradan pada malam hari. Kondisi jalur yang lurus dan halus, memang sangat riskan disalahgunakan remaja untuk beradu balap liar.

Dengan gencarnya patroli, diharapkan bisa menekan celah pebalap liar untuk beraksi di jalur itu.

Baca Juga :  Kasus Petugas Medis Diancam Via WA, Bupati Sragen Tegaskan Pemkab Siap Beri Pendampingan. Desak Polisi Usut Tuntas Pelakunya!

Menurutnya, patroli juga diprioritaskan di malam akhir pekan yang biasanya banyak digunakan anak-anak remaja nongkrong.

Patroli kerawanan balap liar dan pacaran juga digencarkan di beberapa titik. Di antaranya di wilayah hutan kota di sebelah utara Margoasri dan taman kota lainnya serta Stadion Taruna. Wardoyo