JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Puluhan Jenis Produk Unggulan Karanganyar Dipamerkan di 71 Stan. Tertarik, Ini Lokasi Pamerannya 

Keripik berbahan baku daun produk warga Girimarto
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Keripik berbahan baku daun produk warga Girimarto

KARANGANYAR-  Sebanyak 71 stan produk-produk unggulan pelaku UMKM Karanganyar digelar di halaman lokasi wisata edu park. Kerajinan batik tulis Jetis, tas, sepatu Tanggulangin maupun produk berbagai makanan olahan.

Selain pameran UMKM, terdapat juga pameran tanaman hias. Yang menarik, selama pameran, BPJS Ketenagakerjaan menjadi satu bonus yang diterima pelaku UMKM dan Koperasi saat mengikuti Expo UMKM dan Koperasi di Edupark, Karanganyar tersebut.

Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan, Transmigrasi dan UMKM, Waluyo Dwi Basuki, mengatakan,  pameran UMKM wujud komitmen pemerintah daerah dalam mendorong kemajuan UMKM Karanganyar.

Baca Juga :  Tersesat di Gunung Bisa Berakibat Fatal Berupa Kematian. Mengapa Banyak Pendaki Sering Tersesat Di Gunung Lawu, Berikut Ini Penyebabnya

Melalui pameran ini, menurut Dwi Basuki,   produk-produk UMKM Sidoarjo akan semakin luas dikenal masyarakat.

Di Basuki juga meminta kepada para pelaku UMKM Sidoarjo untuk terus meningkatkan kualitas, kreatifitas dan inovasi produknya. Hal tersebut untuk menjawab persaingan perdagangan bebas MEA yang sudah berlaku.

“Pengembangan UMKM perlu mendapatkan perhatian yang serius dari semua pihak. Tidak hanya dari pemerintah saja, masyarakat juga diharapkan mendukung keberadaan para pelaku UMKM. Masyarakat Karanganyar diharapkan membeli produk-produk asli buatan pengerajin Sidoarjo. Dengan begitu perkembangan UMKM Karanganyar  akan semakin maju,” kata Dwi Basuki, Senin (06/08/2018).

Baca Juga :  Sebut Ada Pemaksaan Gamblang, Eks Ketua PSSI Karanganyar Desak Bupati Bekukan Kepanitiaan Kongres. Ketua Panitia Kekeh Kongres Jalan Terus No Problem

Ketika disinggung masalah permodalan yang selama ini sering dikeluhkan oleh para pelaku UMKM, Dwi Basuki, menjelaskan, dari sisi permodallan, saat ini, sejumlah perbankan telah menawarkan sejumlah kerjasama dengan para UMKM.

“ Kalau soal permodalan, sebenarnya banyak penawaran dari sejumlah perbankan. Kami hanya memfasilitasi. Disperindag hanya memberikan pelatihan kewirausahaan. Setelah pelatihan, kami memberikan peralatan usaha untuk dikembangkan,” jeasnya. Wardoyo