loading...
Loading...
Suratman. Foto/Wardoyo

SRAGEN- Aksi protes terhadap hasil seleksi perangkat desa (Perdes) di sejumlah desa di Kecamatan Tanon langsung direspon oleh Camat Tanon, Suratman. Camat yang langsung terjun saat terjadi aksi geruduk peserta di Balai Desa Kecik,  Rabu (8/8/2018) menegaskan bahwa hasil seleksi yang diumumkan sudah merupakan hasil dari LPPM UMS.

Baca Juga :  Fakta Miris, 60 % Emak-emak di Desa Terpencil Sragen Didera Gangguan Tulang Saking Beratnya Beban Kerjaan. Pengobatan Gratis Polres Langsung Diserbu, Nenek 101 Tahun Sampai Ikut Antri

“Itu sudah merupakan hasil dari sana. Langkah yang akan kita lakukan, kita hanya mengimbau kalau memang tidak terima atau ada indikasi, agar bisa menempuh jalur hukum yang prosedural dan benar, ” paparnya ditemui di Balai Desa Kecik, Rabu (8/8/2018) petang.

Ia menyampaikan seumpama ada yang ingin menanyakan, bisa dilakukan klarifikasi dengan cara yang prosedural. Soal tuntutan peserta yang gagal, agar pelantikan calon terpilih bisa ditunda sembari menunggu proses pengusutan indikasi kecurangan, camat menyampaikan yang jelas semua ada prosedur dan tahapannya.

Baca Juga :  Spektakuler, 24 Dalang Kondang Sragen Tampil Nonstop 24 Jam Meriahkan Hari Wayang Sedunia. Ketua Pepadi Jateng Berharap Wayang Makin Dicintai Masyarakat

“Kalau besok itu tahapannya penyerahan hasil dari tim ke Kades. Setelah itu Kades baru mengusulkan ke kabupaten, “tukasnya.

Sementara untuk pelantikan sendiri, menurutnya mengacu time schedule yang ditetapkan Pemkab, dijadwalkan paling lambat 15 hari setelah penetapan Surat Keputusan (SK) Pengangkatan. SK Pengangkatan sendiri dijadwalkan selama dua hari yakni tanggal 20-21 Agustus mendatang. Wardoyo

Baca Juga :  UNS Jalin Kerjasama dengan PT Ndayu Park Bitec

 

Loading...