JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Seleksi Perdes di Kecamatan Tanon Banyak Didemo Minta Pelantikan Ditunda. Begini Jawaban Camat

Suratman. Foto/Wardoyo

IMG 20180808 192146 462x512
Suratman. Foto/Wardoyo

SRAGEN- Aksi protes terhadap hasil seleksi perangkat desa (Perdes) di sejumlah desa di Kecamatan Tanon langsung direspon oleh Camat Tanon, Suratman. Camat yang langsung terjun saat terjadi aksi geruduk peserta di Balai Desa Kecik,  Rabu (8/8/2018) menegaskan bahwa hasil seleksi yang diumumkan sudah merupakan hasil dari LPPM UMS.

“Itu sudah merupakan hasil dari sana. Langkah yang akan kita lakukan, kita hanya mengimbau kalau memang tidak terima atau ada indikasi, agar bisa menempuh jalur hukum yang prosedural dan benar, ” paparnya ditemui di Balai Desa Kecik, Rabu (8/8/2018) petang.

Baca Juga :  Pulang dari Jakarta, Anggota DPRD Sragen Bambang Samekto Umumkan Dirinya Positif Terpapar Covid-19. Saat Ini Jalani Isolasi Mandiri di Gedung Merah Putih

Ia menyampaikan seumpama ada yang ingin menanyakan, bisa dilakukan klarifikasi dengan cara yang prosedural. Soal tuntutan peserta yang gagal, agar pelantikan calon terpilih bisa ditunda sembari menunggu proses pengusutan indikasi kecurangan, camat menyampaikan yang jelas semua ada prosedur dan tahapannya.

Baca Juga :  Tertimpa Pohon Saat Hujan Deras, Pemotor Muda Tewas Mengenaskan di Dekat Terminal Pilangsari Sragen. Innalillahi, Darahnya Menggenang di Bawah Motornya

“Kalau besok itu tahapannya penyerahan hasil dari tim ke Kades. Setelah itu Kades baru mengusulkan ke kabupaten, “tukasnya.

Sementara untuk pelantikan sendiri, menurutnya mengacu time schedule yang ditetapkan Pemkab, dijadwalkan paling lambat 15 hari setelah penetapan Surat Keputusan (SK) Pengangkatan. SK Pengangkatan sendiri dijadwalkan selama dua hari yakni tanggal 20-21 Agustus mendatang. Wardoyo