loading...
Kondisi Bus SAN yang mengalami kecelakaan maut di Tol Kanci-Pejagan, Cirebon, Jumat (14/9/2018). Foto/Tribunnews

WONOGIRI-Bus PO Siliwangi Antar Nusa (SAN) mengalami kecelakaan di jalan Tol Kanci-Pejagan, tepatnya di KM 233–800 yang termasuk di Desa Ciledug Tengah, Kecamatan Ciledug, Kabupaten Cirebon, Jumat (14/9/2018) pagi. Setidaknya 3 penumpang tewas dalam peristiwa itu.

Sementara puluhan penumpang lainnya mengalami luka. Berdasarkan data dari Polres Cirebon, terdapat sedikitnya lima warga Wonogiri yang turut menjadi korban luka.

Beruntung kelima orang hanya mengalami luka ringan. Saat ini dirawat di Rumah Sakit Waled Cirebon.

Informasi yang dihimpun, Sabtu (15/9/2018), para penumpang termasuk kelima warga Wonogiri, hendak merantau. Namun saat melintas tol bus terlibat kecelakaan.

Dalam kecelakaan tersebut, bodi bagian atas bus ringsek dan menyebabkan tiga orang tewas dan 25 lainnya luka setelah terbentur bagian kendaraan bus yang ringsek.

Tiga orang yang tewas itu merupakan penumpang bus yang langsung tewas di lokasi setelah kejadian. Badan mereka terhimpit bodi kendaraan.

Menurut Kanit Laka Satlantas Polres Cirebon, Iptu Endang, kecelakaan tersebut diduga akibat sopir bus mengantuk dan tak kuasa menguasai kemudi.

Baca Juga :  Merubah Desa Idiot Menjadi Desa Wisata. Kades dan Pengurus BUMDes Sidoharjo Ponorogo Belajar Durian ke Desa Wisata Pogog Wonogiri

“Kecelakaan diduga akibat sopir mengantuk, bus menerjang truk di depannya dan membanting stir ke kiri dan menabtak tiang sebelum akhirnya terguling ke bawah tol,” kata dia.

Di lokasi, bus menabrak truk sebelum bus masuk jalur sebelah yang ada di bawah. Ketinggian bus terjun ke jalur sebelah itu sekitar lima meter.

Berikut nama-nama korban kecelakaan itu.

Korban Meninggal Dunia

1. Mustari (47) warga Desa Bulusari, Kecamatan Tarokan, Kabupaten Kediri. Jenazahnya berada di RSUD Waled, Kabupaten Cirebon.

2. Saini (80) warga Desa Kopenan, Kecamatan Sine, Kabupaten Ngawi. Jenazahnya berada di RSUD Waled, Kabupaten Cirebon.

3. Mr X (belum diketahui identitasnya) diperkirakan berusia 60 tahun dan jenazahnya dibawa ke RS Mitra Plumbon, Kabupaten Cirebon.

Penumpang Luka Ringan Dirawat di RSUD Waled, Kabupaten Cirebon.

1. Mini (62) warga Desa Jenangan, Kecamatan Samping, Kabupaten Ponorogo.

Baca Juga :  Mau Tahu APBD Wonogiri 2019?Ini Komposisinya, Ada Jumlah Pendapatan Belanja dan Defisitnya

2. Kasirun (65) warga Desa Jenangan, Kecamatan Samping, Kabupaten Ponorogo.

3. Suyatmi (50) warga Weidente, Kabupaten Menggala, Lampung.

4. Rusmiyani (23) warga Desa Ploso, Kecamatan Purwantoro, Kabupaten Wonogiri.

5. Irfan (5) warga Weidente, Kabupaten Manggala, Lampung.

6. Suparto (79) warga Weidente, Kabupaten Manggala, Lampung.

7. Masriki (36) warga Minas Timur, Kabupaten Siak, Pekanbaru.

8. Cikem (50) warga Desa Ploso, Kecamatan Purwantoro, Wonogiri.

9. Yono Saputro (50), warga Karanganom, Sragen.

10. Darwis (23) kernet bus asal Desa Manggelani, Kecamatan Pendopo, Kab Empat Lawang, Sumatera Selatan.

11. Sunti (31) warga Desa Merlung, Kecamatan Tanjung Japung Barat, Jambi.

12. Zaki (3) warga Desa Ploso, Kecamatan Purwantoro, Wonogiri.

13. Eko Jarmono (32).

14. Raspani (48) warga Desa Pujungan, Kecamatan Tirtomoyo, Kabupaten Wonogiri

15. Joko Santoso (43) warga Desa Batureno, Kecamatan Batureno, Kabupaten Wonogiri.

16. Novio Zilfahmi (31) sopir bus asal Kp Solok Selatan, Kecamatan Sungai Pagi, Kabupaten Solok, Sumatera Barat.

Baca Juga :  Bantu Pemasaran UMKM Wonogiri Luncurkan Rumah Kreatif

Penumpang Bus yang Dirawat di RS Mitra Plumbon

1. Boiran (48) warga Desa Gedangan, Kecamatan Tegallombo, Kabupaten Pacitan (luka lecet kaki).

2. Herik Setiawan Saputra (26) warga Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak (luka robek di paha kiri)

3. Sugianto (59) warga Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak (luka di kepala).

4. Suharni (44) warga Desa Gedangan, Kecamatan Tegallombo, Kabupaten Pacitan (luka lecet kaki)

5. Rio Saputra (26) warga Kecamatan Tapung Hulu, Kabupaten Riau. Aris Arianto

Sumber: Polres Cirebon


Loading...