loading...
Loading...
Komunitas Relawan AKS, Koramil Kalijambe dan warga saat membantu bedah rumah janda miskin yang hidup numpang. Foto/Wardoyo

SRAGEN- Kisah penderitaan warga miskin seolah tak henti menyeruak di wilayah Sragen. Namun di saat mereka luput dari perhatian pemerintah, kepedulian sejumlah pihak pun muncul menjadi penyelamat ibarat oase di padang pasir.

Seperti penderitaan Mbah Nasiyah asal Dukuh Salam RT 13, Saren, Kalijambe. Nenek janda berusia 65 tahun itu sudan bertahun-tahun berjuang menghidupi ketiga anaknya hanya dengan menumpang di lahan milik tetangganya.

Mbah Nasiyah tinggal di pojokan dengan gubug berukuran 4 x 6 meter. Derita Mbah Nasiyah itu akhirnya terekspos hingga kemudian menggerakkan sekelompok dermawan sosial yang tergabung dalam relawan Akademi Kepedulian Sragen (AKS) untuk membantu.

Baca Juga :  Kebakaran Hebat Ludeskan Peternakan Ayam di Miri Sragen. Ada 4.500 Ekor Ayam Mati Terpanggang, Kerugian Rp 100 Juta 

Dan pada Senin (17/9/2018), relawan AKS bersama Koramil setempat menuntaskan misi mereka untuk menggelar bakti sosial bedah rumah Mbah Nasiyah.

Danramil Kalijambe, Kapten Suwandi mewakili Dandim Letkol Arh Camas Sigit Prasetyo mengungkapkan Mbah Nasiyah memang tidak punya tanah sama sekali. Rumah kecil yang ditempatinya juga terbilang jauh dari layak.

“Kalau hujan atapnya bocor, dinding yang terbuat dari anyaman bambu sudah rapuh. Juga lantai rumah masih lantai tanah sehingga sama saudaranya akhirnya di kasih tempat untuk buat mendirikan rumah 4×6 di sebelah pojok depan rumah saudaranya,” paparnya. Kapten Suwandi menguraikan aksi bedah rumah diprakarsasi komunitas AKS yang dipimpin Basuki Rahmat dan Baharudin. Anggota AKS yang berjumlah 25 orang dan 12 prajurit Koramil Kalijambe yg dipimpin Danramil, Kapten Inf Suwandi bersama warga masyarakat sekitar, bergotong royong membedah rumah Mbah Nasiyah.

Baca Juga :  Endus Indikasi Oknum DPR Tingkat Atas, Aliansi LSM Sragen Desak Polres Bongkar Tuntas Kasus Korupsi Pungli Alsintan. Budi: Hukum Jangan Hanya Tajam ke Bawah! 
Foto/Wardoyo

Ketua AKS, Basuki Rahmat mengatakan, kegiatan bedah rumah tersebut digelar spontanitas sebagai bentuk kepedulian relawan AKS pada warga tidak mampu.

“Kami bedah rumah secara swadaya dari anggota kami AKS yang dibantu Koramil Kalijambe Sragen. Bedah rumah diadakan dari sumbangan para donatur baik material dan dana,” paparnya. Menurutnya, program bedah rumah seperti itu sudah beberapa kali dilaksanakan. Termasuk program membangun jamban, kamar mandi dan dapur serta penggalangan dana untuk anak-anak yatim piatu dan janda fakir miskin.

Baca Juga :  50 Anggota Polres Sragen Pemegang Senpi Mendadak Diperiksa dan Dites Urine. Hasilnya Bikin Tercengang! 

Pihaknya dalam melakukan kegiatan juga selalu berkoordinasi dengan aparat polsek serta Koramil setempat.

“Mari kita sama-sama bergandengan tangan karena di lapangan masih banyak warga kurang mampu yang membutuhkan bantuan kita,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Danramil mengapresiasi positif kegiatan bedah rumah relawan AKS. Menurutnya, Koramil siap mendukung mengingat progam peduli sosial yang digalang AKS dinilai sangat bagus sekali.

“Patut kita acungkan jempol dan sangat membantu sekali bagi warga yanh tidak mampu. Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut,” tandasnya. Wardoyo

Loading...