loading...

Ilustrasi korban kecelakaan

SRAGEN-  Kecelakaan maut yang melibatkan tiga kendaraan terjadi di Jalan Raya Ngawi-Sragen tepatnya di KM 6, Paldaplang, Ngrampal, Sragen memang cukup mengerikan. Satu pengendara motor tewas mengenaskan setelah digasak mobil dari belakang dan menghantam bus di depannya.

Korban tewas diketahui masih berstatus mahasiswa bernama Pandu Priyantaka Putra (24) asal Dukuh Walikukun RT 2/5, Ngawi, Jatim. Dari hasil visum di Polres, korban tertulis mengalami luka kepala remuk dan kaki kanan patah tertutup.

Data yang dihimpun di Mapolres Jumat (31/8/2018), kecelakaan maut itu terjadi Kamis (30/8/2018) malam pukul 18.30 WIB.

Kecelakaan melibatkan mobil tak dikenal, korban yang mengendarai Honda Vario AD 6484 QK dan Bus Harapan Jaya AG 7366 US yang dikemudikan Suwoyo (45) asal Dukuh Kawu RT 1/6, Kedunggalar, Ngawi, Jatim.

Menurut keterangan saksi mata seperti hasil olah TKP Satlantas Polres, kecelakan bermula ketika pemotor Vario dan mobil tak dikenal melaju dari arah Sambungmacan menuju ke Sragen. Sedang Bus Harapan Jaya dari arah berlawanan.

Sesampai di lokasi kejadian, mobil tak dikenal menyeruduk pemotor Vario dengan keras dari belakang. Benturan keras membuat korban hilang kendali dan oleng ke kanan.

Loading...

Dalam kondisi motor yang oleng, langsung berhadapan dengan Bus Harapan Jaya yang melaju dari lawan arah. Tabrakan hebat kembali tak bisa dihindari.

Mahasiswa malang itu digasak Bus Harapan Jaya dan terlindas. Korban mengalami luka parah bagian kepala dan tewas di lokasi kejadian.

Tragisnya, mobil tak dikenal yang menggasak korban dari belakang, justru kabur seusai kejadian. Sopir bus dan penumpang dilaporkan tidak ada yang luka.

Kapolres Sragen, AKBP Arif Budiman membenarkan adanya kecelakaan karambol tersebut. Menurutnya sesaat setelah menerima laporan, tim langsung terjun melakukan olah TKP dan mengevakuasi korban.

“Saat ini kasusnya masih dalam penyelidikan,” paparnya. Wardoyo

Loading...