loading...

Keripik Belimbing Wuluh

WONOGIRI-Jika disebutkan nama buah belimbing wuluh, biasanya yang langsung ada dalam bayangan adalah rasanya yang super kecut hingga membuat mata merem-merem.

Penyajian buah yang cukup akrab bagi pecinta kuliner tersebut selama ini pun hanya dijadikan campuran dalam masakan, seperti Garang Asem. Padahal ketersediaannya di wilayah tropis sangat melimpah.

Berangkat dari kenyataan itu, salah satu pengusaha kreatif bidang kuliner asal Kecamatan Baturetno, Wonogiri, Sari Noviatsih, memutar otak. Dia berusaha menyajikan makanan unik berbahan belimbing wuluh, namun jauh dari rasa super kecut.

Akhirnya, dari tangan kreatifnya, lahir keripik belimbing wuluh. Saat ini tersedia dalam dua rasa, manis dan balado.

“Hanya dengan memanfaatkan belimbing wuluh yang berserakan, menampung kiriman dari teman-teman sampai berpuluh kilo, kami berhasil mengolahnya menjadi keripik belimbing wuluh,” kata dia, Rabu (13/9/2018).

Ide awal pembuatan keripik belimbing wuluh, murni 100 persen dari dirinya. Dia mengaku sayang melihat banyak belimbing wuluh berserakan terutama saat musim sepeti sekarang.

Loading...

Disinggung soal harga, dia menyebut sekitar Rp 130 ribu perkilo. Dia menyediakan kemasan 100 gram, 250 gram, dan satu kilogram.

“Kenapa mahal? Karena dari 10 kilogram belimbing basah, hanya jadi 1-2 kilo kering,” sebut dia.

Berdasarkan dari testimoni para tetangga dan kelurganya di rumah kedua varian keripik belimbing wuluh rasanya enak. Tapi dia sendiri mengaku lebih suka rasa manis dengan taburan gula putih halus. Karena ada rasa asam di dalamnya yang terbungkus manis dari gula tabur

Warga Dusun Batu Tengah RT 1 RW 10 Desa Baturetno, Kecamatan Baturetno, itu menyebutkan, kehadiran keripik belimbing wuluh menambah daftar panjang kuliner unik dan menarik yang dia produksi di bawah bendera Mamuma Group. Sebelumnya sudah ada burger gendar, dendeng jantung pisang, aneka abon, aneka manisan dan aneka sambal, kripik unik dan aneka stik. Juga keripik kulit singkong, keripik mahkota bunga pisang, keripik kelopak bunga mawar, keripik kulit pisang, keripik daun beluntas. Aris Arianto

Loading...