JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Puluhan Polisi Amankan Aksi Sejumlah Pemuda Pakai Pakaian Adat di Alun-alun Sragen. Kapolres Ajak Jaga Kondusivitas dan Kampanye Tanpa SARA! 

Aksi sejumlah pemuda berpakaian adat mendeklarasikan Pemilu Damai di Alun-alun dijaga ketat polisi Minggu (23/9/2018). Foto/Wardoyo
Aksi sejumlah pemuda berpakaian adat mendeklarasikan Pemilu Damai di Alun-alun dijaga ketat polisi Minggu (23/9/2018). Foto/Wardoyo

SRAGEN- Sejumlah personel berpakaian dinas polisi nampak bersiaga di acara car free day pagi ini, Minggu (23/09/2018). Puluhan Polisi di kerahkan Kapolres Sragen Polda Jawa Tengah AKBP Arif Budiman di hari pertama masa kampanye terbuka Pemilu 2019 terhitung mulai 23 september 2018 hingga 14 april 2019 mendatang.

Kapolres berharap masyarakat kabupaten Sragen, turut mendukung Pemilu 2019 hingga berlangsung aman dan sejuk, dengan komitmen yang di deklarasikan di acara car free day hari ini.

Selain masyarakat berpakaian olah raga, deklarasi damai menginginkan Pemilu 2019 aman damai dan sejuk, sejumlah masyarakat dari berbagai komunitas serta club juga memberikan perannya, mendeklarasikan kampanye damai di kabupaten Sragen.

Berbagai komunitas dan club tersebut, diantaranya komunitas senandung sukowati, komunitas pemuda lintas iman se kabupaten Sragen, komunitas senam CFD sragen, komunitas pecinta sepeda motor sragen yang di ikuti oleh 22 club se sragen, komunitas pelaku seni kabupaten Sragen, serta komunitas mobil jeep Sragen.

Baca Juga :  Awas, Ini 10 Potensi Kerawanan di Pilkada Sragen Yang Wajib Diwaspadai. Salah Satunya Kampanye Ajakan Golput, Polres Siagakan 785 Personel Amankan Saat Coblosan

Diakhir CFD hari ini, sorotan warga sragen,kemudian tertuju kepada barian pemuda pemudia sragen berpakaian adat. Saat di korfirmasi media, barisan pemuda dan pemudi berpakaian adat dari berbagai suku bangsa dan agama ini, ternyata merupakan persembahan formas pemuda lintas agama bumi sukowati, yang turut serta mendukung kampanye damai di kabupaten Sragen.

Lebih jauh, formas Pemuda lintas agama bumi sukowati yang di koordinatori oleh Indro ini, kemudian menggelar tari tarian sufi umat muslim, serta tarian indonesia bangkit yang dipersembahkan pemuda pemudi dari umat kristiani, untuk menarik perhatian ribuan warga sragen lainnya.

Baca Juga :  Dapat Posisi Kanan, Cabup Petahana Sragen, Mbak Yuni Langsung Ucapkan Alhamdulillah. Optimis Bakal Jadi Awal Yang Baik, Sebut Masyarakat Juga Makin Mantap Memilih di 9 Desember 2020

Mereka diharapkan bisa bangkit dan memberikan dukungan untuk kampanye damai, dalam rangka pemilu 2019 yang aman dan sejuk.

Bersama sama, kemudian mereka melontarkan aksi ucapan deklarasi damai mendukung pemilu 2019 aman dan sejuk , terkhusus di kabupaten Sragen.

Kapolres Sragen, AKBP Arif Budiman menyampaikan dukungan terhadap deklarasi pemilu damai itu. Ia berharap semua elemen di Bumi Sukowati turut menjaga dan menciptakan suasana kedamaian memasuki tahapan Pemilu ini.

“Mari ciptakan suasana sejuk, damai dan hindari SARA, hoaks. Berdemokrasi yang sehat sehingga akan melahirkan pemimpin-pemimpin yang berkualitas,” paparnya.

Jadwal kampanye hari pertama 23 September kemarin juga berlangsung relatif lengang. Wardoyo