loading...

pexels.com
Makanan yang kita makan nantinya akan berpengaruh terhadap gizi anak cucu di kemudian hari. Sebab itu, apa yang kita makan sebaiknya makanan sehat, termasuk dalam menyiapkan camilan buat keluarga.

Alternatik makanan sehat adalah Keripik wortel selain tampilannya menarik rasanya manis dan
gurih, juga banyak gizinya. Sayuran berwarna oranye ini
mengandung fitonutrien, nutrisi tumbuhan yang dapat
mengoptimalkan fungsi tubuh. Kandungan utamanya adalah
betakaroten, zat kimia alami yang akan membantu membentuk
vitamin A.

Semakin oranye wortel, semakin banyak betakarotennya. Vitamin A
dapat menjaga kesehatan mata. Nutrisi yang terkandung dalam
wortel juga dapat membantu mengurangi terjadinya degenerasi
makula terkait dengan usia, risiko penyakit prostat,
kolesterol, memperbaiki pembentukan kolagen, kesehatan sendi,
dan bermanfaat untuk memperbaiki kerusakan DNA.

Baca Juga :  Ini Daftar Kosmetik Ilegal dan Berbahaya. Beberapa Artis Di-endorse Merk-merk Produk Kosmetik Oplosan Tersebut

Sayang bukan membiarkan banyaknya manfaat wortel bagi kesehatan
tubuh? Wortel dapat kita jadikan camilan menarik yang renyah
tanpa mengurangi kandungan gizinya. Diolah dengan cara
dipanggang, resep yang diadopsi dari laman Parents ini hanya
butuh waktu sekitar 45 menit.

Bahan:
2 – 3 buah wortel
1 sendok makan gula
1/4 sendok teh garam
3/4 sendok teh kayu manis

Baca Juga :  Masih Banyak Yang Percaya Biopsi Malah Bisa Perparah Tumor, Tapi Ini Kata Dokter

Saus yogurt:
1/2 cangkir yogurt plain
1 sendok makan madu

Cara membuat:
– Panaskan oven sampai 375 derajat celsius.
– Letakkan dua lembar kertas roti di atas loyang. – Kupas kulit
wortel, cuci.
– Iris tipis wortel dengan bentuk memanjang.
– Campurkan irisan wortel, gula, garam, dan kayu manis. Aduk
rata.
– Letakkan irisan wortel di atas loyang, jangan sampai
bertumpuk.
– Panggang selama 15 menit. Matikan oven, buka pintunya
sedikit, dan diamkan selama 10 menit.
– Untuk saus, campurkan semua bahan yogurt dan madu hingga
rata, sajikan.

Baca Juga :  Jika Tubuh Capai, Jangan Paksakan Berolah Raga, Ini Beberapa Risikonya

www.tempo.co


Loading...