loading...


Kondisi Bus SAN yang mengalami kecelakaan maut di Tol Kanci-Pejagan, Cirebon, Jumat (14/9/2018). Foto/Tribunnews

SRAGEN-  Kecelakaan maut Bus Siliwangi Antar Nusa (SAN) jurusan Jatim-terjadi dijalan Tol Kanci-Pejagan, tepatnya di KM 233 – 800 yang termasuk di Desa Ciledug Tengah, Kecamatan Ciledug, Kabupaten Cirebon, Jumat (14/9/2018) pagi. Insiden kecelakaan yang menewaskan 3 penumpang itu juga mengirim kabar duka ke Sragen.

Sebab dari deretan nama korban, ada satu penumpang yang diketahui berasal dari Sidoharjo, Sragen. Korban diketahui bernama Yono Saputro alias Pendek (50) warga Dukuh Karanganom, Taraman, Sidoharjo, Sragen.

Bapak dua anak itu turut menjadi korban luka. Beruntung ia masih bisa siuman setelah sempat dikabarkan tak sadarkan diri.

“Iya, tapi kabar terakhir sudah sadar dan sudah bisa menghubungi keluarga. Rencananya dia mau berangkat ke Pekanbaru untuk merantau. Padahal biasanya  naik pesawat. Dari keluarga memastikan sudah baikan, keliharannya anaknya yang ada di Jakarta sudah mengetahui kabar ini,” kata .anto, salah satu tetangga korban Jumat (14/9/2018) malam.

Dalam kecelakaan tersebut, body bagian atas bus ringsek dan menyebabkan tiga orang tewas dan 25 lainnya luka berat setelah terbentur bagian kendaraan bus yang ringsek.

Tiga orang yang tewas itu merupakan penumpang bus yang langsung tewas di lokasi setelah kejadian. Badan mereka terhimpit bodi kendaraan.

Ketiga korban tewas tersebut yaitu Mustari, Saini, dan Mister X akibat menderita luka cukup serius pada bagian kepala dan kaki.

Baca Juga :  Tes CAT CPNS Kabupaten Karanganyar Hari Kedua di GOR Diponegoro Sragen. Ada 78 Peserta Dipastikan Gugur, Ini Kesalahannya! 

Sedangkan 25 penumpang lainnya mengalami luka berat dan dilarikan ke Rumah Sakit Umum Waled untuk menjalani perawatan medis.

Sopir bus sendiri selamat dan menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Umum Waled.

“Awalnya saat bus yang melaju dari Kediri menuju Pekanbaru Riau yang melaju kencang dan hendak menyalip kendaraan di depannya,” kata seorang penumpang bus, Rasmadi, saat ditemui di RSU Waled, Jumat (14/9/2018).

Menurut Kanit Laka Satlantas Polres Cirebon, Iptu Endang, kecelakaan tersebut diduga akibat sopir bus mengantuk dan tak kuasa menguasai kemudi.

“Kecelakaan diduga akibat sopir mengantuk, bus menerjang truk di depannya dan membanting stir ke kiri dan menabtak tiang sebelum akhirnya terguling ke bawah tol” kata Iptu Endang.

Dari informasi yang dihimpun, kecelakaan dini hari itu berawal dari bus yang sedang melaju dari arah Jawa Tengah menuju Cirebon.

Di lokasi, bus menabrak truk sebelum bus masuk jalur sebelah yang ada di bawah. Ketinggian bus terjun ke jalur sebelah itu sekitar 5 meter.

Seluruh korban masih dirawat di IGD RSUD Waled dan RS Mitra Plumbon,” ujar Endang Kurnadi. Wardoyo/Tribunnews

 

Berikut nama-nama korban yang berhasil dari keterangan Kanit Laka Satlantas Polres Cirebon, IPTU Endang Kurnadi.

Baca Juga :  Bandar Sabu Sidoharjo Sragen Digerebek Polisi. Ditangkap Saat Hendak Bertransaksi di Masaran

Korban Meninggal Dunia

1. Mustari (47) warga Desa Bulusari, Kecamatan Tarokan, Kabupaten Kediri. Jenazahnya berada di RSUD Waled, Kabupaten Cirebon.

2. Saini (80) warga Desa Kopenan, Kecamatan Sine, Kabupaten Ngawi. Jenazahnya berada di RSUD Waled, Kabupaten Cirebon.

3. Mr X (belum diketahui identitasnya) diperkirakan berusia 60 tahun dan jenazahnya dibawa ke RS Mitra Plumbon, Kabupaten Cirebon.

Penumpang Luka Ringan Dirawat di RSUD Waled, Kabupaten Cirebon.

1. Mini (62) warga Desa Jenangan, Kecamatan Samping, Kabupaten Ponorogo.

2. Kasirun (65) warga Desa Jenangan, Kecamatan Samping, Kabupaten Ponorogo.

3. Suyatmi (50) warga Weidente, Kabupaten Menggala, Lampung.

4. Rusmiyani (23) warga Desa Ploso, Kecamatan Purwantoro, Kabupaten Wonogiri.

5. Irfan (5) warga Weidente, Kabupaten Manggala, Lampung.

6. Suparto (79) warga Weidente, Kabupaten Manggala, Lampung.

7. Masriki (36) warga Minas Timur, Kabupaten Siak, Pekanbaru.

8. Cikem (50) warga Desa Ploso, Kecamatan Purwantoro, Wonogiri.

9. Yono Saputro (50), warga Karanganom, Sragen.

10. Darwis (23) kernet bus asal Desa Manggelani, Kecamatan Pendopo, Kab Empat Lawang, Sumatera Selatan.

11. Sunti (31) warga Desa Merlung, Kecamatan Tanjung Japung Barat, Jambi.

12. Zaki (3) warga Desa Ploso, Kecamatan Purwantoro, Wonogiri.

Baca Juga :  Kesaksian Pekerja Proyek Talud Gilirejo Miri Yang Digempur Paksa Warga. Sempat Dengar Rencana Hancurkan, Istri Sampai Sakit Diintimidasi dan Dipisuhi

13. Eko Jarmono (32).

14. Raspani (48) warga Desa Pujungan, Kecamatan Tirtomoyo, Kabupaten Wonogiri

15. Joko Santoso (43) warga Desa Batureno, Kecamatan Batureno, Kabupaten Wonogiri.

16. Novio Zilfahmi (31) sopir bus asal Kp Solok Selatan, Kecamatan Sungai Pagi, Kabupaten Solok, Sumatera Barat.

Penumpang Bus yang Dirawat di RS Mitra Plumbon

1. Boiran (48) warga Desa Gedangan, Kecamatan Tegallombo, Kabupaten Pacitan (luka lecet kaki).

2. Herik Setiawan Saputra (26) warga Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak (luka robek di paha kiri)

3. Sugianto (59) warga Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak (luka di kepala).

4. Suharni (44) warga Desa Gedangan, Kecamatan Tegallombo, Kabupaten Pacitan (luka lecet kaki)

5. Rio Saputra (26) warga Kecamatan Tapung Hulu, Kabupaten Riau.

Sumber: Polres Cirebon

Loading...