loading...


Ilustrasi kebakaran lahan. Foto/Wardoyo

SRAGEN- Musibah kebakaran seolah tiada henti melanda wilayah Sragen. Rabu (12/9/2018) pagi, kebakaran melanda kebun tebu di Desa Pilangsari, Gesi.

Lahan tebu yang terbakar diketahui seluas sekitar satu hektare milik Hindarso, warga Pilangsari, RT 11, Pilangsari, Gesi. Anehnya, api diduga berasal dari motor yang terbakar dan kemudian api merembet ke areal perkebunan.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Namun kerugian ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.

Kapolres Sragen, AKBP Arif Budiman, melalui Kapolsek Gesi, Iptu Teguh Purwoko mengatakan titik api ditengarai berada di sebelah utara timur. Diduga berasal dari percikan api akibat mesin sepeda motor korban yang terbakar.

Baca Juga :  Pimpin Polres Sragen, Ini 5 Target Utama Yang Akan Dijalankan AKBP Yimmy Kurniawan!

Percikan api kemudian merambat ke semak dan menyambar dedaunan tebu kering di lahan. Hanya dalam hitungan menit, api berkobar hebat melahap lahan sekitar 100 meter dari titik awal.

“Api terus meluas membakar lahan tebu dan sempat membuat panik warga karena nyaris merembet perumahan warga Dukuh Pilangsari RT 11 Desa Pilangsari. Api dapat dipadamkan dengan mendatangkan 2 mobil pemadam kebakaran,” paparnya Rabu (12/9/2018).

Baca Juga :  Kronologi Kecelakaan Maut Pikap Hancur Tewaskan 2 Orang di Tol Sragen-Ngawi. Pikap Mendadak Oleng dan Sempat Terguling

Lebih lanjut, Kapolsek menyampaikan akan menyelidiki kasus kebakaran tersebut lebih lanjut. Sebab dari keterangan saksi, ada indikasi penyebab kebakaran karena adanya api yang membakar sepeda motor yang merembet ke lahan tebu.

“Setelah kami cek tadi dan dari informasi warga sekitar titik api itu ternyata berasal dari sepeda motor yang terbakar. Sehingga merembet ke lahan tebu ada lahan tebu. Tapi, kita mintai keterangan saksi-saksi termasuk pemilik lahan yang terbakar,” tandasnya. Wardoyo

Baca Juga :  Kecelakaan Maut Xenia Hancur Gasak Tronton di Tol Sragen-Ngawi Wilayah Sambungmacan. Dua Orang Tewas Mengenaskan

 

Loading...