loading...

Para mahasiswa asing saat berfoto bersama dengan Tim dari UMS. Foto: dok

SUKOHARJO-Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) dipilih sebagai lokasi menimba ilmu para mahasiswa asing yang tergabung dalam program Darmasiswa Republik Indonesia (DRI) dan Kerjasama Negara Berkembang (KNB).

Mereka telah disambut kedatangannya ke UMS dalam acara welcoming ceremony (penyambutan selamat datang) pada Kamis (6/9/2018) lalu. Selanjutnya para mahasiswa dari berbagai negara tersebut melakukan pengenalan dan interaksi dengan kampus. Kegiatan ini dikoordinasi oleh Pengembangan Ilmu Dasar dan Bahasa (LPIDB) UMS.

Ada sepuluh mahasiswa asing yang menjadi mahasiswa di UMS dalam program DRI dan KNB. Sebanyak empat mahasiswa dari program DRI, di antaranya Omnia Mohamed Elsated Mohamed Abdel Hamid (Mesir), Liao Ying Ting (China), Mathus Mocithaisong (Thailand), dan Rigina Muftakhova (Rusia).

Sedangkan untuk mahasiswa KNB di antaranya Phoumchay Vongvilay (Laos), Alberto Conti (Mexico), Aya Muhammed (Mesir), Khamlan Phommavongsa (Laos), Saining Samae (Thailand), dan Fateenee Samae (Thailand).

Wakil Rektor Bidang Al Islam dan Kemuhammadiyahan & Kerjasama, Dr M Abdul Fattah Santosa, MAg menyampaikan terimakasih telah memilih Indonesia dan memilih UMS untuk menimba pengalaman dan ilmu. “Terima kasih telah memilih UMS. Selamat datang di perguruan tinggi kami untuk menjadi mahasiswa disini,” ucapnya.

Abdul Fattah mengenalkan keunikan dari negara Indonesia, dimana Indonesia memiliki beragam suku dan bahasa. Di samping itu, dia juga menyampaikan bahwa Indonesia memiliki banyak pulau, dan salah satu pulau terbaik di Indonesia adalah Pulau Jawa yang banyak dikunjungi oleh domestik/wisatawan dari luar negeri. Sehingga menurutnya, pilihan para mahasiswa dari luar negeri untuk ke Indonesia, khususnya di UMS merupakan pilihan yang tepat.

Loading...

Sedangkan Dr Thoyibi, Ketua LPIDB menyampaikan harapannya agar mahasiswa yang berasal dari program DRI dan KNB dapat tertarik dan merasa nyaman tinggal di Solo. Terlebih di Solo biaya hidup mereka tergolong cukup murah. (Triawati Purwanto)

Loading...