loading...
Warga bergotong royong mengangkat kolam lele milik Hari, yang akan digunakan sebagai tandon air, untuk campuran adonan semen dan pasir, Senin (22/10/2018). Foto: Wardoyo

SRAGEN—Salah satu hambatan dalam program TMMD Reg ke 103 Kodim 0725/Sragen di desa Sukorejo Kecamatan Sambirejo,   Sragen,   Jateng adalah keterbatasan pasokan air. Air merupakan salah satu bahan utama untuk membuat adonan semen, pasir dan batu.

Untuk membuat adonan semen guna mengecor jalan sepanjang 1,2 KM memang banyak sekali dibutuhkan air. Selama ini Satgas TMMD  bersama masyarakat  hanya mengandalkan sumber resapan yang terdapat di dasar tebing untuk digunakan sebagai sumber air. Namun musim kemarau yang berkepanjangan ini membuat  sumber resapan pun tidak mencukupi untuk memasok air.

Melihat kesulitan yang dialami oleh anggota Satgas TMMD dan Masyarakat Sukorejo, Salah satu warga   tak tinggal diam, Ia merelakan salah satu kolam ikan dari  terpal yang biasa ia pakai untuk beternak ikan lele digunakan untuk penampungan air.

Loading...

Hari tidak sendirian dia dibantu anggota Satgas TMMD dan beberapa warga bersama-sama memindahkan kolam terpal dari rumahnya menuju ke lokasi pengecoran jalan. “ Semoga dengan adanya kolam terpal ini kendala kekurangan air bisa teratasi”, ujar Hari, Senin (22/10/2018).

Hari menambahkan “bagaimapun dan  apapun yang bisa saya sumbangkan baik tenaga, pikiran, harta dan sebagainya  untuk membantu kelancaran TMMD ini akan saya sumbangkan pak , demi keberhasilan dan kelancaran bersama .  “Nantinya yang menikmati hasil pembangunan jalan adalah seluruh warga termasuk saya, maka sudah sepantasnyalah saya memberikan  itu semua ” tutup Hari. Marwantoro S

Loading...