loading...
Loading...
All New Honda Brio world premiere di GIIAS 2018. 2 Agustus 2018. Foto: tempo.co

JAKARTA – Salah satu perubahan paling menonjol dari All New Honda Brio adalah dimensinya. Bodi didesain lebih besar agar mampu menciptakan ruang kabin yang luas.

Large Project Leader All New Honda Brio, Honda R&D Asia Pacific Co., Ltd., Tsutomu Harano, menjelaskan bahwa pengembangan desain pada All New Honda Brio telah melalui berbagai tahapan yang didasarkan pada masukan konsumen.

“Jarak sumbu roda pada All New Honda Brio diperpanjang hingga 60 mm membuat ruang duduk bagian belakang lebih besar,” kata Harano di Uluwatu, Bali, Rabu malam (17/10/2018).

Ia mengimbuhkan, ruang bagasi yang semula cukup sempit kini diperluas hingga 90 mm untuk menyediakan kapasitas lebih besar. Ruang bagasi mencapai 258 liter, atau 84 liter lebih besar dibanding model sebelumnya.

Ubahan penting lainnya menurut Hirano adalah desain pintu belakang yang mengadopsi model tailgate. Desain pintu ini juga diklaim 15 persen lebih lebar dibanding model sebelumnya sehingga memudahkan pengguna untuk melakukan bongkar muat barang bawaan berukuran besar.

Ruang bagasi yang luas dan pintu model tailgate ini membuat All New Honda Brio mampu menampung perlengkapan seperti kereta bayi (stroller), koper, dan sebagainya.

Hirano menyampaikan bahwa tim R&D mengembangkan All New Honda Brio dengan konsep utama Proud Over Class. Konsep ini disebut merefleksikan keinginan tim R&D untuk merevolusi semua aspek Honda Brio dengan fitur yang dibutuhkan konsumen.

All New Honda Brio world premiere di Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS 2018) pada Agustus 2108 di ICE, BSD City, Tangerang.

Honda Brio termurah ditawarkan dengan harga Rp 139 juta (All New Brio Satya S M/T) dan termahal Rp 190 juta (All New Brio RS CVT Rp 190 juta).

Varian lain dijual dengan harga Rp 147,5 juta (All New Brio Satya E M/T), Rp 162,5 juta (All New Brio E CVT), dan Rp 175 juta (All New Brio RS M/MT). Honda Brio generasi kedua sudah diserahkan ke konsumen mulai 10 Oktober 2018.

Direktur Pemasaran dan Layanan Purna Jual PT Honda Prospect Motor (HPM) Jonfis Fandy mengatakan bahwa All New Honda Brio tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan domestik saja, tapi juga akan diekspor dalam waktu dekat. “Negara tujuan ekspor belum bisa disebut, masih dalam tahap finalisasi,” kata Jonfis.

Honda Brio pertama kali dipasarkan di Indonesia pada 2012 dan hingga saat ini mobil yang mengisi segmen Low Cost Green Car (LCGC) dan City Car itu terjual sebanyak 216.786 unit.

Di segmen LCGC, Honda Brio Satya berhadapan dengan Daihatsu Ayla dan Toyota Agya serta Datsun Go. Sedangkan di segmen City Car, Honda Brio kini hanya berhadapan dengan Suzuki Ignis dan Datsun Cross.

www.tempo.co

Loading...