loading...
Loading...
Kondisi jasad Mbah Sadiyo saat kali pertama ditemukan gantung diri di pohon kuburan Kaliwedi, Gondang, Senin (22/10/2018). Foto/Wardoyo

 

SRAGEN- Warga Desa Kaliwedi, Gondang digegerkan dengan aksi bunuh diri, Senin (22/10/2018) pagi. Sadiyo (73) kakek Dukuh Belangan RT 2, Kaliwedi, ditemukan tewas gantung diri di makam dukuh setempat.

Kakek malang itu ditemukan tewas dengan tubuh kaku menggantung di pohon kepoh di tepi makam.

Kades Kaliwedi, Daryono mengungkapkan korban kali pertama diketahui oleh warga pukul 10.00 WIB. Saat ditemukan, kondisi korban sudah tewas dengan posisi menggantung dengan tali yang diikatkan ke dahan pohon.

Baca Juga :  Mengejutkan, Tersangka Ungkap Tubuh Bripka Kurniawan Sempat Terpental dan Terbang Usai Bertabrakan. Mengaku Berusaha Menolong Tapi Takut Dimassa

Posisi jasad bahkan kakinya sampai menyentuh tanah. Diduga kuat tali yang digunakan tak kuat menahan beban tubuh korban sehingga melorot sampai ke bawah.

“Tidak ada tanda-tanda mencurigakan atau sakit. Hanya saja, pagi harinya sempat terdengar dari warga yang mendengar ada pertengkaran dengan istrinya. Tapi belum bisa dipastikan juga apakah memang bertengkar atau tidak. Yang jelas kemungkinan depresi karena selama ini sering sambat,” paparnya Senin (22/10/2018).

Baca Juga :  Pemkab Sragen Siap Tanggung Biaya Pengobatan Siswa Korban Tragedi SMKN 1 Miri!

Daryono menguraikan jenasah kemudian dievakuasi oleh tim Polsek dan Inafis Polres. Setelah divisum dan tidak ada tanda penganiayaan atau kekerasan, jasad korban kemudian dibawa pulang untuk dimakamkan.

“Sudah dimakamkan tadi jam 15.00 WIB juga di pemakaman lokasi ditemukan gantung diri,” jelasnya.

Kapolres Sragen, AKBP Arif Budiman membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya dari hasil olah TKP, tidak ditemukan tanda kekerasan atau penganiayaan di tubuh korban.

“Dipastikan korban gantung diri,” paparnya. Wardoyo

Loading...