loading...
Loading...
KasatpolPP Wonogiri, Waluyo.

WONOGIRI-Sosok yang satu ini sangat familiar bagi awak media yang betugas di wilayah Kabupaten Wonogiri. Keberadaannya sering dicari sebagai sumber informasi, terkait upaya penegakan Peraturan Daerah (Perda) di Wonogiri. Ini lantaran jabatannya sebagai Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Wonogiri.

Pak Wal, demikian sosok bernama lengkap Waluyo ini kerap dipanggil. Keakrabannya dengan para awak media sebenarnya sudah terjalin sejak lama. Ya, ketika itu, Waluyo menjabat Kepala Bagian (Kabag) Humas Pemkab Wonogiri, sebuah Bagian di bawah Sekretariat Daerah yang sering berhubungan dengan hal-hal kehumasan, termasuk menjalin komunikasi dengan media. Tak ayal, keakraban ini menjadikan para awak media, tahu betul sikap dan gaya kepemimpinannya.

Tapi, ada satu yang tidak banyak diketahui, terkait “profesi” sampingannya di luar tugas sebagai abdi negara. Ternyata, Pak Wal sering menjadi Pambagyoharjo atau pembawa acara khusus dalam sebuah acara hajatan pernikahan.

Baca Juga :  Persinas ASAD Jateng Gelar Kejurprov VI di Wonogiri. Bupati Jekek Jadi Anggota Kehormatan

Dipastikan, setiap ada acara pernikahan di sekitar kediamannya, Lingkungan Pencil RT 2 RW 3 Kelurahan Wuryorejo Kecamatan Kota Wonogiri, Pak Wal selalu ditugasi menjadi Pambagyoharjo. Bahkan tugas sosial ini sering pula diembannya tatkala hajatan sejenis dihelat di wilayah sekitarnya, malah sampai ke luar kecamatan atau kabupaten, saat ada permintaan mengantarkan rombongan pengantin.

Pak Wal mengaku tidak memperoleh kendala dalam menjalani tugas Pambagyoharjo. Pasalnya, pengalaman menjadi Kabag Humas sangat mendukung profesi sampingan tersebut.

“Karena sering berhubungan dengan beragam elemen masyarakat, dinas, militer, dan sebagainya. Sehingga tidak canggung lagi ketika diterapkan saat menjadi Pambagyoharjo,“ ujar pria kelahiran Sukoharjo, 20 Februari 1967 ini.

Baca Juga :  Pilkada Wonogiri. PDIP Buka Lowongan Balon Bupati Wonogiri, Bukan Kader Boleh Daftar

Pak Wal menegaskan, profesi sampingan tersebut dilakukan dengan penuh keikhlasan. Prinsipnya dia akan merasa puas ketika dirinya bisa bermanfaat bagi orang lain, terlebih bagi masyarakat banyak. Sebab dengan bermanfaat bagi orang lain, kebahagiaan hakiki bakal diraih.

“Manusia itu adalah makhluk sosial. Jadi tidak mungkin bisa hidup sendiri. Selama kita masih bisa, kita harus memberikan manfaat bagi orang lain. Sementara ini yang bisa saya sumbangsihkan kepada masyarakat dalam konteks sosial adalah menjadi Pambagyoharjo. Mudah-mudahan bisa bertambah lagi manfaat hidup saya yang bisa diberikan kepada masyarakat,“ kata suami Eni Windaryanti tersebut.

Dengan menjadi Pambagyoharjo pula, Pak Wal bisa mengetahui adat dan budaya dari beragam daerah. Dipastikan setiap daerah memiliki adat yang berbeda, khususnya dalam hal pernikahan. Pernak-pernik yang ada di dalam pernikahan juga tidak sama antara wilayah satu dengan lainnya.

Baca Juga :  1 Tewas Dalam Kecelakaan Tunggal di Salak Giripurwo Wonogiri. Honda Tiger Terperosok Masuk Selokan

“Kalau pengalaman yang unik, saya rasa belum ada. Selama ini, Alhamdululillah, selalu lancar dalam setiap acara,” terang dia.

Sedikit menceritakan perjalanan karir, Pak Wal memulai merintisnya dari tahun 1990 sebagai staf di Kecamatan Wuryantoro, setelah lulus dari Akademi Pemerintahan Dalam Negeri (APDN)-sebelum melebur menjadi IPDN/STPDN. Dari posisi staf selanjutnya naik ke kepala urusan di Kecamatan Karangtengah, dilanjutkan Lurah Giripurwo Kecamatan Wonogiri. Namun, tidak terlalu lama, dirinya dimutasi sebagai kepala seksi di Kecamatan Slogohimo dilanjutkan Girimarto. Hanya beberapa bulan, sebelum jabatan camat diembannya di Purwantoro serta Eromoko.

“Sebagai Kabag Humas sampai tahun 2013 sebelum jadi Kepala Satpol PP, “ pungkas Pak Wal. Aris Arianto

Loading...