loading...
Loading...
Kondisi bus Gunung Mulia usai terlibat kecelakaan di Kepuh, Kecamatan Nguter, Sukoharjo.

SUKOHARJO-Kecelakaan laku lintas melibatkan empat kendaraan sekaligus terjadi di ruas Jalan Raya Solo-Wonogiri, kilometer 25, Kepuh, Sukoharjo, Selasa (16/10/2018).

Kecelakaan melibatkan bus PO Gunung Mulia nomor polisi AD 1418 DR dengan bus PO Jaya Guna Hage AD 1790 FR. Kedua bus memiliki trayek Wonogiri-Solo.

Bukan itu saja, dua sepeda motor ikut rusak dihimpit bodi besar bus. Yakni Honda Revo AD 4382 AO sepeda motor AD 5410 BB.

Informasi yang dihimpun kecelakaan terjadi tepatnya di depan Pasar Kepuh, Kecamatan Nguter, Sukoharjo. Atau di depan toko kacamata Rendi, Desa Kepuh, Kecamatan Nguter, Sukoharjo.

Baca Juga :  Alhamdulillah, Masjid Al Mukhlisin Dukuh Tundungan Desa Cabeyan Kecamatan Bendosari Sukoharjo Mulai Dibangun. Segini Jumlah Bantuan yang Diberikan Bupati

Peristiwa bermula saat bus Gunung Mulia warna putih dan bus Jaya Guna Hage warna merah melaju sangat kencang dari Wonogiri menuju Solo. Kedua bus terlibat kebut-kebutan, dengan posisi Gunung Mulia di depan.

Saat mendekati lokasi kejadian, bus Gunung Mulia tiba-tiba mengerem, pasalnya ada sepeda motor yang hendak menyeberang jalan. Tak ayal bus langsung ditabrak dengan kecepatan tinggi oleh bus Jaya Guna Hage dari bagian belakang.

Usai ditabrak, Gunung Mulia menabrak sepeda motor Honda Revo AD 4382 AO di depannya. Motor dikendarai Purwanti, warga setempat. Sementara ada motor lain yakni AD 5410 BB yang dikemudikan Sukino, warga sekitar yang berada di samping bus. Motor itu terhimpit di antara kedua bus.

Baca Juga :  Begini Kronologis Penemuan Barang Diduga Sabu di Dekat Gudang Sampah Dukuh Pantirejo Desa Grogol Kecamatan Grogol Sukoharjo, Tidak Diduga Segini Beratnya

“Yang naik motor dua-duanya dibawa ke rumah sakit, luka parah,” ujar seorang warga, Yatno.

Sementara seorang pengendara motor, Hasto mengaku berjarak sekitar 200 meter saat kedua bus bertabrakan. Menurut dia, kedua bus sudah terlibat kebut-kebutan sejak dari Wonogiri.

“Mungkin mengejar jam trayek atau apa kurang tahu,” sebut dia.

Belum ada keterangan resmi kepolisian terkait peristiwa itu. Aris Arianto

Loading...