JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Mengejutkan, Pengakuan 3 Siswi Pemeran Video Sumberlawang Panas.  Akui Hanya Untuk Koleksi Pribadi, Tapi Ternyata… 

Tangkapan layar ekspresi tiga siswi yang disebut merupakan siswi SMK Sumberlawang saat melakukan video vlog berisi ujaran vulgar. Foto/Wardoyo
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Tangkapan layar ekspresi tiga siswi yang disebut merupakan siswi SMK Sumberlawang saat melakukan video vlog berisi ujaran vulgar. Foto/Wardoyo

SRAGEN- Tiga siswi SMK Pelita Bangsa Sumberlawang yang terciduk menjadi pemeran video vlog berjudul “Sumberlawang Panas” mengakui membuat video itu sebagai iseng saja.

Mereka mengaku tak ada motivasi mencemarkan Sumberlawang atau membuat sensasi lewat video yang belakangan memantik reaksi dan kecaman warga Sumberlawang itu.

“Tadi ketiganya mengaku sebenarnya hanya iseng dan video itu dibuat untuk koleksi pribadi saja. Tapi nggak tahunya video itu bocor dari satu diantara mereka sehingga kemudian meluas beredar ke masyarakat,” ujar Kapolsek Sumberlawang, AKP Suseno mewakili Kapolres AKBP Arif Budiman, Jumat (5/10/2018).

Baca Juga :  Resah Suami dan Anak-anak Jadi Lupa Daratan, Ratusan Emak-emak Pengajian di Gawan Sragen Nekat Geruduk Markas Judi Dingdong dan Warung Miras. Pemilik Warung Tak Berkutik

Kapolsek memastikan video berisi ujaran tak senonoh itu juga diakui ketiga pelaku bukan untuk kepentingan mencari sensasi.

Hal itu juga diungkapkan ketiga siswi saat melakukan pertobatan dan permintaan maaf di hadapan orangtua, Kasek, dan Polsek Jumat (5/10/2018) siang.

Baca Juga :  Sragen Masih Zona Kuning Covid-19, Hari Pertama Masuk Sekolah Hanya Berlaku Untuk Siswa Baru Saja. Jumlah Siswa Dibatasi, Sebelum Masuk Diperiksa Ketat

“Dengan beredarnya video yang membuat keresahan, kami menyatakan minta maaf kepada semua tokoh masyarakat, tokoh agama, para pemuda pemudi Sumberlawang, pihak sekolah, bapak ibu guru dan teman semua. Kami tidak bermaksud mencemarkan nama baik Sumberlawang. Kami berjanji ke depan tidak akan melakukan perbuatan itu lagi. Semoga ini menjadi pembelajaran bagi kita semua,” ujar salah satu siswi yang ditunjuk mewakili dua temannya. Wardoyo