loading...
Loading...
Pemindahan napi LP Sragen ke Nusakambangan, Jumat (12/10/2018). Foto/Wardoyo

 

SRAGEN- Sebanyak 13 napi Blok C Lapas Sragen diamankan dan ditahan di sel Mapolres. Mereka ditahan setelah diduga menjadi biang sekaligus terlibat aksi kerusuhan berbuntut pengeroyokan salah satu napi bernama Sasongko (40) pekan lalu.

Tigabelas napi itu dipindahkan ke Polres, Jumat (12/11/2018) malam. Mereka dipindah bersamaan dengan pemindahan 30 napi yang masuk daftar hitam di LP Sragen, ke Lapas Nusakambangan dan Salatiga.

“Ada 13 napi yang kita pindahkan ke Sel Polres Sragen. Mereka yang diduga terlibat kerusuhan dan pengeroyokan kemarin,” papar Kalapas Sragen, Yosef Benyamin Yembise.

Baca Juga :  4 Petani di Ngrampal Sragen Ditangkap di Pos Ronda. Polisi Amankan Kartu dan Uang Rp 72.000

Menurutnya, pemindahan dimaksudkan untuk lebih didalami oleh kepolisian. Kasus kerusuhan berbuntut pengeroyokan napi itu kini juga sudah diserahkan penanganannya ke pihak Polres.

“Mereka dipindahkan ke Polres biar lebih intensif dilakukan pendalaman oleh penyidik Polres,” papar Yosef.

Sementara kondisi Sasongko, napi kasus perampokan yang menjadi korban pengeroyokan, dipastikan berangsur membaik. Yang bersangkutan sempat mengalami luka di bagian kepala dan dirawat di RSUD Sragen.

Baca Juga :  Usai Berobat ke Klinik, Nenek di Masaran Sragen Tewas Bunuh Diri. Ditemukan Tergantung di Blandar Kandang Kambing

Kerusuhan itu sendiri terjadi pada sepekan lalu sekira pukul 16.00 WIB. Belasan napi di blok C mendadak mengamuk dan menyerang salah satu napi bernama Sasongko.

Kasat Reskrim Polres Sragen, AKP Juli Monasoni mewakili Kapolres AKBP Arif Budiman menyampaikan pihaknya sudah memeriksa tiga petugas Lapas terkait kasus itu. Perihal tersangka dan pemicu kerusuhan, masih dalam penyelidikan. Wardoyo

Baca Juga :  Kecelakaan Tragis di Tol Sragen-Ngawi wilayah Sambungmacan. Mobil Livina Terguling dan Nyungsep di Parit, 3 Penumpang Jadi Korban
Loading...