loading...
Loading...
Ketua PWI Surakarta, Anas Syahirul didampingi pengurus PWi Surakarta menyerahkan donasi korban gempa Palu-Donggala kepada Sekretaris PMI Surakarta, Sumartono Hadinoto. (Foto: Dok PWI)

SOLO-Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Surakarta menyalurkan donasi kemanusiaan kepada korban tsunami dan gempa Palu-Donggala, Sulawesi Tengah (Sulteng) melalui Palang Merah Indonesia (PMI) Surakarta, Senin (9/10).

Penyerahan donasi dari PWI yang dikumpulkan saat berakhirnya penyelenggaraan Kongres ke-XXIV PWI pada 30 September itu, diterima langsung Sekretaris PMI Surakarta, Sumartono Hadinoto di kantornya, Jalan Kolonel Sutarto, Solo.

Sumbangan dari PWI diserahkan oleh Ketua PWI Surakarta, Anas Syahirul bersama dengan jajaran pengurus dan panitia Kongres XXIV PWI lainnya. Selain penyerahan donasi juga dilanjutkan dengan jumpa pers mengenai kiprah PMI Surakarta dalam membantu korban gempa Palu dan Donggala.

Ketua PWI Surakarta, Anas Syahirul mengatakan, kalau duka Palu-Donggala menjadi duka bersama. Maka PWI juga punya kewajiban mengajak masyarakat dan elemen lain turut bersama-sama ikut membantu para korban musibah di Palu-Donggala.

“Ini bukan sekedar soal jumlah seberapa rupiah yang bisa kita berikan, tapi bagaimana kita membangun kepedulian secara bersama-sama. Kami mencoba menggalang donasi, di antaranya dari anggota PWI baik Solo maupun dari daerah lain. Kita juga menerima bantuan dari wartawan lain yang kebetulan belum menjadi anggota PWI. Empati dan kepedulian itulah yang kita bangun. Semoga bisa mengetuk kepedulian bersama. Kami juga turut prihatin anak dari Ketua PWI Sulteng belum yang ditemukan pasca bencana,” katanya yang didampingi pengurus.

Baca Juga :  SOLOPEDULI Kirim 25.000 Liter Air Bersih ke Desa Tulas dan Ringin Putih Karangdowo Klaten

Sekretaris PMI Surakarta, Sumartono Hadinoto menyambut baik dengan kepedulian PWI Surakarta yang mempercayakan donasi untuk warga terdampak tsunami dan gempa Palu-Donggala, melalui PMI Surakarta. Pihaknya menerima Rp 11,1 juta dari PWI Surakarta untuk warga Palu-Donggala. Sementara PMI sudah membuka kran bantuan melalui  rekening  BCA 01 585 22 333 dan Mandiri 138 00 1586330 6 per 1 Oktober lalu. Adapun donasi dari berbagai elemen yang sudah terkumpul  menembus Rp 361 juta.

“Sementara donasi untuk Lombok beberapa waktu lalu, kami sudah menyerahkan Rp 700 juta. Adapun untuk Palu-Donggala, masih terus dibuka. Kami berterima kasih banyak elemen masyarakat yang mempercayakan donasinya melalui PMI,” aku dia.

Baca Juga :  Warga Pajang Solo Ditangkap Densus 88 Saat Menuju Masjid untuk Salat Subuh 

Seluruh donasi yang diamanahkan lewat PMI, lanjut Sumartono seluruhnya akan diberikan digunakan untuk pertolongan bagi korban. Sedangkan operasional tim relawan PMI yang berangkat ke Palu dibiayai dari kas PMI sendiri.

“Saat ini kami fokus pada pertolongan jiwa dan kesehatan korban. Kemudian pengadaan air bersih dan sarana kehidupan korban. Mobil klinik kesehatan kami terus mobile bersema dokter dan perawat yang diberangkatkan dari Solo,” ujar Sumartono.

Selain itu pihaknya juga mengirimkan tim medis yang dibagi dalam beberapa gelombang. Untuk saat ini tim yang sudah dikirim sejak 1 Oktober berjumlah 7 orang mulai dari dokter, apoteker dan perawat. Selain ikut mengatasi kesehatan warga yang selamat dari tsunami dan gempa, pihaknya juga membantu saluran air bersih hingga perbaikan hunian.

“Setiap tim kesehatan diberi tugas dua minggu. Sementara baru satu tim dulu. Kami meminta tim relawan harus mandiri. Relawan jangan sampai merepotkan di sana. Progres per hari juga kami pantau terus, “jelasnya. (Triawati Purwanto)

Loading...