JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Resmi Ber-SK Kemenkumham, KBRPPS Sragen Geber Aksi Sosial Bantu Droping Air Bersih di Miri dan Sejumlah Kecamatan 

Jajaran pengurus KBRPPS Sragen saat droping air bersih di Miri. Foto/Wardoyo

IMG 20181008 WA0002 520x390
Jajaran pengurus KBRPPS Sragen saat droping air bersih di Miri. Foto/Wardoyo

 

SRAGEN- Krisis air berkepanjangan dampau kemarau di sejumlah wilayah turut menggerakkan empati dari ormas Keluarga Besar Relawan Pengawal Perubahan Sragen (KBRPPS). Lewat dana iuran anggota, Ormas yang dipimpin Budi Lestari itu menggelar bakti sosial droping air bersih.

Droping di gelar ke beberapa desa krisis air bersih di sejumlah kecamatan. Ketua KBRPPS Sragen, Budi Lestari mengungkapkan droping terkini digelar Minggu (7/10/2018) sebanyak dua tangki. Satu tangki disalurkan ke Desa Gilirejo Lama dan satu tangki ke Dukuh Tawangsari, Desa Pendem, Sumberlawang.

Baca Juga :  Mulai Melandai, Hari Ini Hanya 20 Warga Sragen yang Positif Terpapar dan Tak Ada Tambahan Meninggal Dunia. Jumlah Kasus 4.137, 3773 Sembuh dan 259 Meninggal Dunia

Pengiriman dikawal oleh sejumlah pengurus KBRPPS Sragen diantaranya

Budi Lestari, Jumadi, Subari, Sudarno, Suwarji, Didik Susilo, dan Seger.

“Droping ini digelar murni dari dana iuran anggota. Kita sudah melakukan beberapa tahapan. Diagendakan sepekan 2 sampai 4 tangki ke wilayah yang membutuhkan. Ini sebagai wujud kepedulian KBRPPS atas problem sosial dan kesulitan warga di wilayah kekeringan,” papar Budi, Selasa (9/10/2018).

IMG 20181008 WA0008 520x245
Pengurus KBRPPS. Foto/Wardoyo

Sebelumnya droping sudah dilakukan di Gemantar, Mondokan. Kemudian di Ngargosari Sumberlawang, Gilirejo Baru, dan Bagor Miri. Kegiatan sosial droping itu juga meneguhkan eksistensi KBRPPS yang kini sudah resmi mengantongi SK Kemenkumham dan SK Kesbangpolinmas.

Baca Juga :  37 Warga Sragen Positif Terpapar dan 2 Meninggal Hari Ini. Total Kasus Capai 4.137, Sembuh 3.773, Sudah 250 Meninggal Dunia

“Misi KBRPPS dibentuk untuk misi sosial sama menjalin komunikasi antara Pemda dan warga masyarakat. Jejaring komunikasi dibangun untuk pengawalan program pemerintah kabupaten Sragen khususnya. Sekarang KBRPPS sifatnya sudah nasional. Siap menampung aspirasi masyarakat yang sekiranya perlu pendampingan,” tandas Budi. Wardoyo