JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Ratusan Warga PSHT Ikut Antar Pemakaman Singgih, TKI Tanon Yang Tewas Kecelakaan Pesawat Papua Nugini 

Ilustrasi warga PSHT saat mengusung jenasah dan mengantar salah satu warga PSHT ke pemakaman. Foto/Wardoyo

IMG20181009153222 640x480 1
Warga PSHT saat mengusung jenasah dan mengantar ke pemakaman. Foto/Wardoyo

SRAGEN- Pemakaman jenasah Singgih Eko Cahyanto (23), TKI asal Ketro, Tanon dipadati warga Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT). Ratusan warga PSHT Ranting Tanon bahkan turut mengantar dan mengusung jenasah almarhum hingga ke pemakaman.

Ratusan warga PSHT itu tampak mengalir sejak pagi ke rumah duka. Usut punya usut, ternyata almarhum merupakan salah satu warga PSHT Ranting Tanon.

Para warga PSHT itu juga ikut menyolatkan hingga mengiring hingga ke peristirahatan terakhir almarhum di pemakaman umum Dukuh Lemahbang, Ketro, Tanon.

Baca Juga :  Tambah 7 Warga Sragen Terpapar dan 1 Meninggal Hari Ini. Total Kasus Covid-19 Capai 6.545 Positif, 5.889 Sembuh dan 436 Meninggal Dunia

“Almarhum memang warga PSHT Ranting Tanon. Sebagai bentuk solidaritas, rekan-rekan warga memang ikut takziah,” papar salah satu pengurus PSHT Ranting Tanon, Jeki Kusyanto.

Prosesi pemakaman diiringi isak tangis. Bahkan ibu korban tampak masih syok dan harus dipapah keluarga menuju masjid tempat almarhum disalatkan.

Salah satu sesepuh PSHT Tanon, juga sempat diberikan kesempatan mengucapkan belasungkawa sesaat sebelum almarhum diberangkatkan ke pemakaman.

IMG20181009153226 640x480

“Kami mewakili keluarga besar PSHT mengucapkan ikut berbelasungkawa,” ucap perwakilan PSHT saat memberi sambutan.

Baca Juga :  Merasa Diskriminatif, Keluarga 4 ABK Korban Tragedi Tabrakan Kapal di Surabaya Protes Pemerintah. Bandingkan Evakuasi KRI Nanggala 800 Meter dan Kapal TB Mitra yang 8 Meter 3 Bulan Tanpa Kejelasan

Data yang dihimpun, Eko tewas setelah pesawat yang ditumpanginya mengalami kecelakaan dan tenggelam.

Kapolres Sragen, AKBP Arif Budiman melalui Kapolsek Tanon, AKP Heru Budiharto mengungkapkan informasi yang dihimpun, Eko meninggal setelah terjadi kecelakaan pesawat Nugini Air Type B737-800.

“Di dalam pesawat tersebut terdapat 5 orang WNI diantaranya Singgih Eko Cahyono yang ditemukan meninggal dunia ditemukan di bawah seat no 23 E dalam posisi pesawat tenggelam,” papar Kapolsek Senin (8/10/2018). Wardoyo