JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Sempat Digoyang Keretakan Pasca Seleksi Perdes, Pengukuhan Pengurus FKKD Sragen Diharapkan Jadi Momentum

Pengurus FKKD Sragen, (dari kiri ke kanan), Sutrisna, Siswanto, Anggun Mahardika, Agus, Heru Setyawan, dan Widodo. Foto/Wardoyo
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Pengurus FKKD Sragen, (dari kiri ke kanan), Sutrisna, Siswanto, Anggun Mahardika, Agus, Heru Setyawan, dan Widodo. Foto/Wardoyo

SRAGEN- Kepengurusan Forum Komunikasi Kepala Desa (FKKD) Sragen masa bhakti 2018-2021 akhirnya resmi dikukuhkan, Senin (22/10/2018). Selain meresmikan pengurus yang sudah terpilih beberapa bulan silam, pengukuhan juga diharapkan menjadi momentum menyatukan kembali Kades-Kades yang sempat digoyang isu keretakan pasca seleksi perangkat desa (Perdes) beberapa waktu lalu.

Pengukuhan dilakukan langsung oleh Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati di Pendapa Rumdin Bupati. Menariknya, pengukuhan juga terasa istimewa karena dihadiri Ketua DPRD Bambang Samekto dan Wakil Ketua, Bambang Widjo Purwanto.

Tak seperti agenda pengumpulan Kades yang biasanya banyak yang absen, Kades yang hadir kali ini cukup signifikan mencapai 157 dari 196 Kades di Sragen.

Baca Juga :  Diliputi Wajah Sedih, Keluarga 3 Korban Tewas Kecelakaan Maut Plupuh Sragen Terima Santunan Rp 150 Juta dari Jasa Raharja

Mereka yang dikukuhkan terdiri dari Sutrisna (Kades Gawan) sebagai Ketua FKKD, Siswanto (Jetak) sebagai Wakil Ketua, Sekretaris Anggun Mahardika (Krebet), Agus (Tangkil) Sekretaris 2, Bendahara dijabat Heru Setyawan (Tegalrejo) dan Widodo (Krikilan) sebagai Bendahara 2.

Dalam sambutannya, Bupati Yuni berharap agar Kades bisa membuat terobosan dan inovasi untuk memajukan desanya. Sementara, Ketua Panitia Pengukuhan, Heru Setyawan menyampaikan pengukuhan pengurus FKKD ini diharapkan menjadi momentum untuk menyatukan kembali Kades di Sragen.

Ia juga mengakui pengukuhan pengurus FKKD cukup istimewa. Selain Kades yang hadir sangat banyak, kehadiran Ketua dan Waket DPRD, juga momen yang amat jarang terjadi di event-event Kades sebelumnya.

Baca Juga :  Sragen Masih Zona Kuning Covid-19, Hari Pertama Masuk Sekolah Hanya Berlaku Untuk Siswa Baru Saja. Jumlah Siswa Dibatasi, Sebelum Masuk Diperiksa Ketat

“Dengan pengukuhan FKKD, harapannya bisa menyatukan banyak pihak. Kades yang hadir dan kumpul juga hampir semua,” ujarnya.

Pengukuhan itu juga sekaligus mengakhiri spekulasi yang berkembang lantaran pasca seleksi Perdes, sempat beredar kabar Ketua FKKD terpilih, mengajukan pengunduran diri. Namun ternyata, pengunduran diri itu urung terjadi.

Sementara, kepada wartawan, Ketua FKKD Sragen, Sutrisna menekankan netralitas bagi semua Kades menghadapi tahun politik 2019. Meskipun, menurutnya Kades memiliki hak untuk berpolitik. Wardoyo