loading...
Loading...
Sejumlah pihak berjabat tangan saat mediasi kasus pencurian sawi oleh oknum pensiunan PNS di Wonogiri.

WONOGIRI-Seorang pensiunan PNS warga Kecamatan Jatisrono, Wonogiri, dilaporkan ke kepolisian lantaran kedapatan tengah mencuri sayuran di Desa Sugihan, Kecamatan Bulukerto, Wonogiri.

Atas kesepakatan sejumlah pihak, termasuk para korban, kasus itupun kini berakhir damai. Oknum pensiunan PNS itu tidak harus berhadapan dengan hukum.

Kapolres Wonogiri AKBP Robertho Pardede melalui Kasubag Humas AKP Hariyanto, Selasa (9/10/2018) mengatakan, kejadian pencurian berlangsung Senin (8/10/2018). Barang-barang yang dicuri di antaranya cengkeh basah senilai Rp 400 ribu, kunir kering seharga Rp 150 ribu, dan dua ikut sawi seharga Rp 2.000. Barang-barang tersebut merupakan milik para warga Desa Sugihan, Kecamatan Bulukerto, Wonogiri.

“Terlapor adalah WY, 64 tahun, seorang pensiunan PNS dinas kesehatan, warga Dusun Ngadipiro, Desa Tanjungsari, Kecamatan Jatisrono, Wonogiri,” ungkap dia.

Peristiwa yang menggemparkan itu berawal saat warga sekitar melihat
terlapor atau tersangka mondar-mandir di jalan Desa Sugihan. Tidak hanya itu, dia juga mencabuti tanaman sawi di ladang warga.

Warga selanjutnya mekakukan penangkapan terhadap tersangka. Kemudian dibawa ke Balai Desa Sugihan. Tersangka mengakui semua perbuatannya, kemudian atas kejadian tersebut dilaporkan ke Polsek Bulukerto.

Kepolisian lantas berkoordinasi dengan Satreskrim Polres Wonogiri, dan Kejaksaan Wonogiri. Hasil koordinasi dituangkan dalam surat pernyataan bersama yang disaksikan perangkat desa dan kedua belah pihak baik tersangka maupun korban. Kerugian para korban diganti sebesar Rp 450.000.

“Solusi ini sesuai dengan Surat Edaran Mabes Polri Nomor SE/08/VII/2018 tentang penerapan keadilan restoratif dalam penyelesaian perkara pidana, termasuk pasal 362 KUHP. Juga karena kerugian kurang dari Rp 2,5 juta sesuai Perma RI Nomor 2 tahun 2012. Sedangkan kejadian rata rata dilakukan saat siang hari dengan cara mudah dapat diselesaikan,” jelas dia. Aris Arianto

Loading...