JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Geger Mayat Terdampar di Sungai Manukan Sambirejo Sragen. Berjenis Kelamin Laki-Laki, Ditemukan Luka di Kepala

Tim Inafis Polres Sragen dan Polsek Sambirejo saat melakukan pemeriksaan jasad korban di Sungai Manukan Sambirejo Sabtu (24/11/2018). Foto/Wardoyo
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Tim Inafis Polres Sragen dan Polsek Sambirejo saat melakukan pemeriksaan jasad korban di Sungai Manukan Sambirejo Sabtu (24/11/2018). Foto/Wardoyo

SRAGEN- Warga Kadipiro, Sambirejo digemparkan dengan temuan sesosok mayat di tepi Sungai Manukan, Sambirejo, Sragen, Sabtu (24/11/2018). Sempat beredar kabar diduga korban pembunuhan, namun jasad berjenis kelamin laki-laki itu kemudian terungkap bukan korban pembunuhan.

Jasad itu ditemukan terdampar di tepi Sungai di Dukuh Manukan RT 16, Desa Kadipiro, Kecamatan Sambirejo. Penemuan dilaporkan kali pertama sekira jam 08.00 WIB oleh Sukimin (53) salah satu warga.

Baca Juga :  Bukan Bunuh Diri, Kapolsek Ungkap Penyebab Kematian Mayat Pria Telanjang Dada di Pos Ronda Sragen Kota. Ada Warga Lihat Korban Sempat Melambaikan Tangan

“Dari laporan warga, langsung kita tindaklanjuti dengan olah TKP dan evakuasi. Teridentifikasi, identitas korban bernama Hadi Paminto, umur 80 tahun warga Dukuh Ledok RT 21 Desa Kadipiro, Kecamatan Sambirejo, Sragen,” papar Kapolres Sragen, AKBP Arif Budiman melalui Kapolsek Sambirejo, AKP Saptiwi, Sabtu (24/11/2018).

Sementara dari keterangan saksi saat berada di sawah, sebelumnya ia sempat melihat korban menebang pohon bambu miliknya dengan posisi korban menginjak di atas batu. Diduga kuat batu yang diinjaknya terjatuh ketepi sungai.

Baca Juga :  Terlanjur Bersemangat Masuk Sekolah, Siswa TK hingga SMP di Sragen Terpaksa Harus Kembali Belajar di Rumah. Saking Semangatnya Siswa Baru Sampai Sudah Pakai Seragam!

Dari hasil visum, terdapat luka di bagian kepala yang diduga korban terbentur batu. Hal itu mengakibatkan korban mengalami luka robek bagian kepala dan korban akhirnya meninggal dunia di lokasi kejadian. Wardoyo