loading...
Loading...
Warga dan petugas membangun talud buatan untuk menutup longsor di kalur Mojogedang-Karangpandan, Sabtu (24/11/2018). Foto/Wardoyo

KARANGANYAR- Untuk mencegah terjadinya longsor susulan, di tiga titik jalan penghubung antara Kecamatan Karangpandan dan Kecamatan Mojogedang tepatnya di Dusun Dengkeng, Desa Toh Kuning,  mulai dipasangi tanggul buatan. Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi longsor dan mengamankan jalan itu sehingga bisa dilalui serta tak terputus.

Pemasangan tanggul buatan dengan menggunakan karung berisi tanah,  ini dilakukan oleh Badan penanggugalangn bencana Daerah (BPBD) serta warga sekitar, Sabtu (24/11/2018).

Pantauan di lapangan kendaraan yang melintas di jalur yang mengalami lingsor ini, harus antri, terutama untuk kendaraan roda empat. Bahkan mereka harus ekstra hati-hati agar tidak terperosok.

Baca Juga :  Diwarnai Isak Tangis, Kapolres Karanganyar AKBP Leganek Siap Jalankan Instruksi Presiden dan Kapolda

Sekretaris BPBD Karanganyar, Hendro Prayitno, Sabtu (24/11/2018) mengatakan pemasangan tanggul tersebut, untuk memastikan agar pengguna jalan dapat melintas dengan aman  di jalur perekonomian masyarakat tersebut.

“Sekarang ini penanganan yang kondisinya darurat saja dulu sebagai antisipasi hujan sehingga tidak terjadi longsor lanjutan serta untuk memastikan para pengguna jalan dapat melintas dengan aman. Untuk pembangunan jalan yang mengalami longsor ini, akan mulai dibangun tahun 2019 mendatang. Jadi, pemasangan tanggul ini hanya bersifat sementara,” kata Hendro.

Dijelaskan Hendro, proses pemasangan tanggul ini, diperkirakan akan selesai dalam waktu satu minggu ke depan.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya,  jalan penghubung Karangpandan-Mojogedang  tersubut longsor akibat   hujan  deras yang terjadi pada hari Sabtu 10 November 2018 lalu. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Karena saat kejadian, situasi  lalu lintas dalam keadaan sepi. Wardoyo

Loading...