JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Hancurkan Gembok, Komplotan Maling di Sragen Gasak Mesin Diesel 22 PK Milik 2 Kelompok Tani 

Ilustrasi komplotan pencuri
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Ilustrasi komplotan pencuri

SRAGEN- Bersamaan dengan musim kemarau dan banyaknya petani yang mengairi sawah dengan diesel, aksi pencurian mesin diesel kembali marak di Sragen. Sabtu (3/11/2018) dinihari, komplotan maling beraksi di wilayah Miri dan menggasak mesin diesel milik dua kelompok tani.

Pelaku yang diyakini berjumlah lebih dari satu itu menggorok gembok gudang penyimpanan diesel di sawah dan menggasak mesin diesel merk Yanmar 22 PK. Diesel berkapasitas besar itu diketahui merupakan milik paguyuban Kelompok Tani Sedyo Rukun dan Soka Makmur 3, Desa Soka Miri.

Baca Juga :  Terlanjur Bersemangat Masuk Sekolah, Siswa TK hingga SMP di Sragen Terpaksa Harus Kembali Belajar di Rumah. Saking Semangatnya Siswa Baru Sampai Sudah Pakai Seragam!

Data yang dihimpun di Mapolres Minggu (4/11/2018), mesin diesel itu raib di gudang persawahan Dukuh Partoyasan, Desa Soko Kecamatan Miri Sragen.

Kejadian di ketahui pertama kali oleh Jakimin (52) warga Dukuh Modro sekira  pukul 07.00 WIB. Ia yang dipasrahi mengoperasikan, kaget saat mengecek diesel.

Saat tiba di gudang, Jakimin melihat gembok pintu penyimpanan sudah rusak. Ia makin kaget saat masuk ke dalam bangunan berukuran 2 x 2 meter itu, ia tak melihat lagi mesin diesel yang terpasang.

Kapolsek Miri, AKP Fajar Nur Ikhsanudin mewakili Kapolres AKBP Arif Budiman mengatakan melihat gudang rusak dan diesel hilang, Jakimin kemudian memberitahukan kepada paguyuban kedua kelompok tani yang kemudian diteruskan ke Polsek.

Baca Juga :  Terungkap, Aksi Perusakan Tugu PSHT di 3 Kecamatan di Sragen Libatkan Rombongan IKSPI. Diduga Untuk Show Of Force, Sempat Kocar-Kacir Dihalau Polisi Hingga Puluhan Motor Ditinggal

erta melaporkannya ke perangkat desa setempat.

“Kami langsung melakukan olah TKP untuk menggali data dan keterangan dari saksi-saksi. Kerugian sekitar Rp 10 juta,” papar Kapolsek.

Dari pengecekan di lokasi kejadian, ia menyampaikan gembok bangunan penyimpanan mesin diesel memang rusak bekas dibongkar paksa. Menurutnya saat ini pihaknya masih mengintensifkan penyelidikan untuk menguak pelakunya. Wardoyo