JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

Heboh Video Asusila Madiun Bergoyang. LC Mabuk Digarap 3 Pria di Ruangan Karaoke

Ilustrasi video porno. Foto/Tribunnews
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Ilustrasi video porno. Foto/Tribunnews

MADIUN- Warga di wilayah Madiun dan Jatim dihebohkan dengan beredarnya video rekaman mesum di sebuah room karaoke. Ironisnya, dalam video tersebut pelakunya tiga pria dengan satu perempuan yang diduga berprofesi sebagai Ladies Companion (LC) atau pemandu karaoke.

Video mesum berdurasi hampir 2 menit dan mengambil setting di ruang karaoke yang ada di wilayah setempat. Rekanan aksi tak senonoh itu menjamur melalui aplikasi bertukar pesan.

Video yang sempat berantai dengan judul Madiun Bergoyang dan viral beberapa pekan terakhir ini tersebut diduga direkam menggunakan kamera HP.

Baca Juga :  Perjalanan Dalam Negeri di Masa Normal Baru Mulai Ramai, Kemenkes Terbitkan Surat Edaran Panduan Protokol Pengawasan Kesehatan

Dalam video itu terdapat seorang LC cantik dan tiga pria. Wanita dalam video tersebut diduga dalam kondisi mabuk berat. Video ini sempat merebak dan beredar lewat media sosial sejak medio bulan lalu.

Tak diketahui pasti lokasi dan waktu video diambil, tetapi disebut-sebut berlokasi di Madiun. Maraknya video mesum Madiun bergoyang itu tak pelak membuat jajaran kepolisian setempat langsung bergerak.

Sat Reskrim Polres Madiun Kota pun bertindak. Kasat Reskrim PolresMadiun Kota AKP Logos Bintoro mengatakan, pihaknya sedang melakukan penyelidikan.

Baca Juga :  Dokter dan Tenaga Kesehatan di Bantul Terpapar Covid-19

“Kami sementara masih menyelidikinya,” kata Logos belum lama ini seperti dilansir dari Tribunnews.com.

Ia menuturkan, penyelidikan dilakukan setelah seorang warga melaporkan adanya video mesum tersebut.

Kepolisian telah memeriksa pemilik tempat karaoke dan wanita dalam video itu. Sementara perekam dan orang lainnya yang ada di video masih dalam pencarian.

“Nanti kami akan memeriksa semua orang yang ada di dalam video tersebut,” kata Logos. (Wardoyo/Tribunnews)