JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Lantik 1.171 Anggota BPD, Bupati Karanganyar: Jangan Tuding Aib di Depan Publik! 

Bupati Karanganyar saat melantik anggota BPD serentak Jumat (9/11/2018). Foto/Wardoyo
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Bupati Karanganyar saat melantik anggota BPD serentak Jumat (9/11/2018). Foto/Wardoyo

KARANGANYAR- Bupati Karanganyar, Juliyatmono, meminta kepada seluruh masyarakat di bumi Intanpari, tetap menjaga kerukunan dan persatuan dalam pelaksanaan pesta demokrasi berupa pemilihan legislatif (Pileg) yang dilaksanakan bersamaan dengan pemilihan presiden (Pilpres)  pada tahun 2019 mendatang.

Hal tersebut ditegaskan bupati saat melantik 1.171 anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Jumat (09/11/2018).

Di hadapan ribuan anggota BPD periode 2018-2018, bupati mengatakan, pada hajatan politik tahun 2019 mendatang, untuk tetap bersatu dan tidak mengorbankan persatuan, meskipun berbeda pilihan.

“ Tahun 2019 kita ada hajatan politik. Seluruh warga Karanganyar harus tetap guyup. Boleh beda, tapi kerukunan, rasa persatuan adalah hal yang utama,” kata Bupati, Jumat (09/11/2018).

Baca Juga :  Ulahnya Bikin Malu Dinas, 2 PNS Karanganyar Yang Diduga Terlibat Pemerasan bersama Oknum LSM Dipastikan Dijatuhi Sanksi Tegas. Kadinas: Tunggu Saja, Tidak Lama Lagi!

Bupati juga mengingatkan agar tidak mengeluarkan kata-kata hujatan, menyebarkan berita bohong, saat pesta demokrasi. Semua orang, lanjut bupati, memiliki kekurangan dan kelemahan.

“Jangan tuding aib orang lain di depan umum, karena semua orang punya kekurangan. Saya titip agar bangun demokrasi denga baik. Mari saling menghormati meski ada perbedaan pilihan,” tandasnya.

Sementara itu, dalam pelantikan anggota BPD tersebut, kepala desa dan para anggota BPD juga diminta untuk tetap bersinergi  dalam membangun wilayahnya. BPD, imbuh bupati, merupakan representasi dari perwakilan masyarakat, sehingga harus dilibatkan mulai dari proses perencanaan hingga pelaksanaan.

Baca Juga :  Sumanto Ungkap Sebagian OPD di Jateng Ketakutan Gunakan Anggaran Refocusing Covid-19. Dari Rp 2,2 Trilyun Baru Terpakai Rp 400 Miliar, Ada Apa?

“Kepala Desa dan BPD harus sinergi. Semua proses harus melibatkan BPD sebagai represntasi perwakilan warga,” ujar bupati.

Terpisah,  Kepala Bagian Pemerintahan Desa dan Kelurahan Pemkab Karanganyar, Timotius Suryadi, mengatakan, setelah pelantikan ini, para anggota BPD mulai mempersiapkan proses pelaksanaan pemilihan kepala desa yang akan digelar pada bulan Februari 2019 mendatang. Wardoyo