JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Wonogiri

Terdampak Bencana, Warga Posong Karangtengah Tak Jadi Direlokasi

Petugas dan warga berjaga-jaga di lokasi longsor. Dok. Polsek Karangtengah
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Petugas dan warga berjaga-jaga di lokasi longsor 2017 lalu. Dok. Polsek Karangtengah

WONOGIRI-Beberapa warga Dusun Posong, Desa/Kecamatan Karangtengah, Wonogiri hingga kini tidak jadi direlokasi. Menyusul daerah tersebut yang sebelumnya pernah terdampak bencana tanah longsor pada akhir November 2017.

Warga saat ini lebih memilih mencari tempat tinggal sendiri di lokasi yang mereka anggap lebih aman. Sebagian masih menetap di lokasi semula.

“Dusun Posong RT 2 Desa dilanda longsor, ada sekitar 40 keluarga tinggal di RT tersebut. Semula, warga meminta agar tempat tinggal mereka direlokasi,” jelas Camat Karangtengah, Sunarto, Senin (5/11/2018)

Baca Juga :  Hartanto-Joko Purnomo Alias Harjo Bakal Tantang Bupati Jekek di Pilkada Wonogiri, Namun Bekal Kursi di Parlemen Masih Kurang

Ketika warga meminta relokasi, pihaknya menjelaskan detilnya. Misalnya lokasi baru yang harus melalui kajian dari pemerintah, warga harus membuat surat pernyataan, dan sebagainya.

Setelah diberi penjelasan tersebut, warga justru lebih memilih pindah atas keinginan mereka sendiri. Mereka kemudian pindah ke tanah milik keluarga atau kerabat yang dirasa cukup aman untuk ditinggali.

Baca Juga :  Sakjose Lur, Ini Solusi Permanen Atasi Permasalahan Kekeringan di Wonogiri. Segera Ada Potensi Air Bersih Minimal 300 Liter Perdetik

Sebagian di antara mereka kemudian mendapatkan bantuan perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Adapun sebagian warga lainnya tetap tinggal di Dusun Posong.

Sementara akses menuju beberapa desa di Kecamatan Karangtengah yang pernah tertimpa longsor juga telah diperbaiki. Antara lain jalan dari pusat Kecamatan Karangtengah sampai Desa Purwoharjo. Aris Arianto