JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Kabar Gembira, Bus Damri Bakal Buka Trayek Khusus Sragen-Bandara Solo. Terminal di Nglangon Sragen, Beroperasi Awal Januari 2019! 

Bus Damri ekspress yang akan melayani rute Sragen-Bandara Solo saat ngetem ujicoba di Terminal Nglangon Sragen, Jumat (28/12/2018). Foto/Wardoyo
madu borneo
madu borneo
madu borneo

Bus Damri ekspress yang akan melayani rute Sragen-Bandara Solo saat ujicoba di Terminal Nglangon Sragen, Jumat (28/12/2018). Foto/Wardoyo

SRAGEN- Masyarakat Sragen yang ingin melakukan perjalanan ke Bandara Adi Soemarmo Solo, kini makin dimanjakan dengan moda transportasi ekspres. Sebab sebentar lagi bakal ada bus yang melayani trayek khusus Sragen-Bandara PP dengan lebih cepat.

Bus itu adalah Bus Damri yang akan melakukan ekspansi dengan membuka trayek khusus untuk jurusan Sragen-Bandara. Selain khusus, perjalanan juga dijamin lebih cepat lantaran rute bus akan melewati jalur bebas hambatan alias jalan Tol Sragen-Solo.

Kepala Dinas Perhungan Sragen, Muhari mengungkapkan layanan bus Damri ekspress Sragen-Bandara itu sudah mulai diujicoba sejak Jumat (28/12/2018). Nantinya operasional secara resmi akan dimulai awal Januari 2019.

Baca Juga :  Kabar Terbaru Pengumuman Hasil CPNS 2019, Kepala BKN Sebut Setelah Pengumuman Akan Langsung Pemberkasan dan Penetapan NIP. Berikut Tahapan Lengkapnya!

Armada khusus Sragen-Bandara itu setiap hari akan berangkat dari Terminal Tingkir di Pasar Nglangon, Sragen menuju Bandara dengan jadwal yang sudah disiapkan.

“Ujicoba direncanakan selama 10 hari. Setelah itu nanti baru resmi beroperasi awal Januari 2019. Untuk terminal sudah kita siapkan halte di Nglangon Sragen,” paparnya.

Muhari menguraikan untuk sementara ada empat bus yang menjalani ujicoba. Namun nantinya bus yang resmi akan dioperasikan ada enam armada setiap hari.

Ia mengapresiasi positif ekspansi dari Perum Damri tersebut. Sebab kehadiran bus ekspres Sragen-Bandara itu akan memberikan banyak keuntungan.

Baca Juga :  Tambah 14 Positif, Kasus Covid-19 Sragen Meroket Lagi Jadi 737 Kasus. Jumlah Pasien Sembuh Tambah 25 Jadi 575 Orang

“Pertama akan memberikan layanan kepada masyarakat Sragen yang ingin ke Bandara jadi lebih cepat dan tak perlu susah. Kedua, dengan adanya bus itu maka bisa makin menggeliatkan roda perekonomian utamanya UMKM. Karena otomatis akan menaikkan kunjungan ke Sragen, sehingga usaha-usaha kecil di sekitar akan bisa terangkat. Mungkin wisatawan atau penumpang yang turun di Sragen juga bisa singgah membeli produk-produk Sragen,” tandasnya.

Menurut rencana, bus ekspres itu akan mematok tarif Rp 40.000 dari Sragen ke Bandara. Wardoyo