JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Mayat Perempuan di Tepi Sungai Gegerkan Warga Karanganyar Plupuh. Kapolres dan Kapolsek Langsung Terjun Olah TKP 

Kapolres Sragen, AKBP Yimmy Kurniawan didampingi Kapolsek Plupuh, AKP Sunarso saat melakukan olah TKP penemuan mayat perempuan di Kajog, Karanganyar, Plupuh, Jumat (28/12/2018) pagi. Foto/Wardoyo
Kapolres Sragen, AKBP Yimmy Kurniawan didampingi Kapolsek Plupuh, AKP Sunarso saat melakukan olah TKP penemuan mayat perempuan di Kajog, Karanganyar, Plupuh, Jumat (28/12/2018) pagi. Foto/Wardoyo

SRAGEN- Warga Dukuh Kajog RT 2, Desa Karanganyar, Plupuh digemparkan dengan penemuan mayat perempuan paruh baya di Sungai Bengawan Solo wilayah setempat, Jumat (28/12/2018) pagi. Mayat yang kemudian diketahui bernama Pariyem (65) asal Dukuh Nglengki RT 18, Dari, Plupuh itu ditemukan tak bernyawa di tepi sungai.

Saat ditemukan, Pariyem masih berpakaian lengkap baju putih dengan rok coklat. Kabar penemuan mayat itu bahkan membuat Kapolres Sragen, AKBP Yimmy Kurniawan terjun langsung membantu evakuasi bersama Kapolsek Plupuh, AKP Sunarso.

Baca Juga :  Tambah 6 Lagi, Kasus Covid-19 Sragen Melonjak Jadi 433 Kasus Positif Hari Ini. Tiga Orang dari Gemolong, Dua Orang Dirawat di Rumah Sakit, Total Sudah 59 Meninggal Dunia

Kapolsek mengungkapkan jasad perempuan malang itu ditemukan kali pertama oleh Sukarso (42) warga Kajog, Karanganyar saat hendak buang air besar di Sungai Bengawan Solo sekira pukul 07.30 WIB.

Saksi kaget mendapati ada mayat perempuan mengapung dan kemudian dilaporkan ke pihak berwajib.

“Tadi kami langsung meluncur ke TKP bersama Pak Kapolres untuk olah TKP dan evakuasi. Setelah dilakukan identifikasi, ternyata korban berasal dari Dukuh Nglengki, Dari, Plupuh. Kemudian dilakukan pemeriksaan oleh Dokter Abdul Aziz dan dibawa ke rumah duka,” paparnya.

Baca Juga :  Kabar Duka, 3 Warga Sragen Kembali Meninggal Dunia Terkait Covid-19 Hari Ini. Dua Orang Berstatus Positif, Satunya Suspek, Total Sudah 62 Warga Meninggal

Kapolsek menambahkan hasil pemeriksaan tidak ditemukan tanda kekerasan atau penganiayaan. Korban dipastikan meninggal akibat kecelakaan air atau musibah.

Kapolres AKBP Yimmy Kurniawan (belakang) saat mendampingi Kapolsek menyampaikan santunan duka cita kepada keluarga almarhumah. Foto/Wardoyo

Pada kesempatan yang sama, Kapolres juga menyempatkan menyampaikan belasungkawa ke rumah duka. Pucuk pimpinan Polres Sragen itu juga menyerahkan santunan duka cita kepada keluarga korban.

“Tidak ada tanda kekerasan atau penganiayaan. Murni karena musibah. Tadi beliau Bapak Kapolres juga berkenan menyampaikan santunan,” pungkas AKP Sunarso. Wardoyo