JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Wah, 51 Kelompok Ternak di Karanganyar Kecipratan Dana Hibah Rp 2,3 Miliar. Bupati: Ingat Duitnya Jangan Dibagi-Bagi! 

Ilustrasi uang
Ilustrasi uang

KARANGANYAR- Bantuan Dana Hibah Tahap I dari Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Karanganyar senilai Rp. 2,376 miliar diserahkan pada 51 kelompok ternak di Kabupaten Karanganyar. Secara simbolis bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Bupati Karanganyar Juliatmono.

Masing-masing kelompok mendapatkan bantuan dana hibah dengan nominal yang bervariasi. Untuk 10 kelompok ternak perikanan, rata-rata menerima Rp 19 juta. Sedangkan bagi 41 kelompok ternak sapi, kambing, dan ikan, dana hibah yang diberikan berada di kisaran Rp 30 -150 juta.

Pemberian bantuan dilaksanakan di aula Bank Jateng cabang Karanganyar. Masing-masing kelompok diberikan secara non-tunai dalam bentuk buku tabungan Bank Jateng yang dapat dicairkan oleh para penerima.

Baca Juga :  Kabar Baik, Digelontor Rp 190 Juta, Pujasera Karanganyar Bakal Disulap Jadi Taman Kuliner Semi Food Court Ala Kota-Kota. Sayangnya Papan Nama Proyeknya Tak Tahu Entah di Mana?

Bupati Karanganyar Juliyatmono berpesan agar penerimana bantuan bisa memanfaatkannya sebaik mungkin sebagaimana mestinya untuk mengembangkan usahanya.

“Ingat, duitnya jangan dibagi-bagi,  besuknya tahu – tahu langsung habis. Nggak jelas penggunaannya. Tujuan bantuan hibah adalah agar peternakan di Karanganyar makin maju dan menjadi berkah untuk peternak,” papar Juliyatmono,  Selasa (18/12/2018).

Salah satu kelompok pengelola Budidaya Ikan Mina Tugu Boto, Desa Klodran, Kecamatan Colomadu, Karanganyar, sampaikan kelompoknya menerima bantuan hibah sebesar Rp 40 juta.

Baca Juga :  Kabar Duka, Ketua RT di Desa Buran Karanganyar Dinyatakan Positif Terpapar Covid-19. Kerabat Cemas Karena Ada Kerabat Meninggal Dunia dan Rumahnya Berdekatan

“Saat ini ada 10 orang perternak khusus budidaya ikan jenis Nila yang masuk dalam kelompok. Sayangnya selama ini peternak kesulitan mengembangkan usahanya karena terbentur permodalan,” terang Adi.

Disampaikan Adi, rencananya bantuan tersebut tidak dibagikan pada anggota kelompok, namun dialokasikan untuk membeli pakan ikan, sesuai kebutuhan kelompok.

“Dana hibah ini akan dipakai untuk membeli pakan ikan juga jaring  sesuai kebutuhan kelompok. Setidaknya (bantuan) bisa meringankan pengeluaran peternak,” pungkasnya. Wardoyo