loading...
Loading...
Istimewa

SOLO– Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengunggulkan sistem One Day Service (ODS) dalam penerimaan mahasiswa baru yang dimulai 2 Januari hingga 25 Agustus 2019. Sistem tersebut menargetkan penerimaan 8 ribu calon mahasiswa tahun ini melalui penjaringan dari 45 ribu pendaftar.
Menurut Rektor UMS, Sofyan Anif, sistem penerimaan mahasiswa baru berbasis komputer tersebut diyakini sangat memudahkan pendaftar dan lebih efisien, murah, serta transparan.

“ODS menjadi mekanisme pendaftaran yang dipercaya masyarakat karena tidak bisa dintervensi siapapun. Berbasis komputer dan online. Pendaftar menggarap soal di komputer, lalu bisa mengetahui lulus dan tidaknya saat itu,” urainya saat meresmikan pembukaan PMB UMS, Rabu (2/1/2019), di ruang Tes PMB Gedung Induk Siti Walidah UMS.

Baca Juga :  Ginda Kembalikan Formulir Pendaftaran Bakal Calon Wakil Walikota Awal Pekan Ini

Peresmian pembukaan penerimaan mahasiswa baru sendiri ditandai dengan penyerahan nomor urut tes kepada pendaftar pertama atas nama Naning Oktabhita Ananda Harsono Putri yang mendaftar ke fakultas kedokteran umum. Rektor menyerahkan berkas nomor urut tes 001 kepada lulusan MAN Purwoasri Kediri tersebut.

Ditambahkan Ketua Panitia PMB UMS, Triyono, pelaksanaan PMB tahun ini UMS membuka pendaftaran untuk 12 fakultas termasuk pascasarjana, 59 program studi termasuk pascasarjana.

“Yang baru kali juga membuka 11 program profesi guru. Karena guru kan sekarang harus punya sertifikat profesi guru. Dan untuk tahun ini, pendaftar tes kesehatan bagi kedokteran umum dan kedokteran gigi, tes kesehatann jiwa diserahkan langsung ke prodinya. Kalau tahun sebelumnya, mereka bisa membawa surat keterangan dari daerah masing-maing. Mulai tahun ini semua dilakukan fakultas masing-masing,” tukasnya. Triawati PP

Loading...