loading...
Loading...
ilustrasi

JAKARTA – Seorang laki-laki warga Singapura dilarikan ke rumah sakit dalam kondisi tangan terbakar hebat lantaran power bank di saku celana belakangnya meledak.

Insiden itu terjadi Jumat (10/1/2019) sore waktu setempat. Luka di bagian tangan lelaki berusia sekitar 40 tahun itu, diduga terjadi saat dia hendak mengambil power bank dari  saku celana belakang.

Namun yang terjadi, power bank itu meledak dan membuat tangannya terbakar. Korban dirawat di rumah sakit umum Changi, Singapura.

Baca Juga :  Kisah Tragis Pengantin Baru. Usai Dari Pelaminan, Mempelai Perempuan Dihajar Suaminya Gara-gara Ini

Peristiwa itu terjadi di Bedok Interchange Hawker Center. Wendy Hong (60), saksi mata, menceritakan dia sedang makan malam dan tiba-tiba mendengar sebuah ledakan tak biasa hingga membuat beberapa tamu restoran yang sedang makan di dekat korban ikut berdiri.

Ledakan itu sempat membuat panik. Badan Keamanan Sipil Singapura menjelaskan pihaknya mendapat telepon sekitar pukul 06.40 sore terkait kejadian ini.

Baca Juga :  Survei di Australia: Alkohol Lebih Berbahaya Ketimbang Sabu

“Ada asap tipis abu-abu dan saya bisa mencium sangat kuat bahan kimia terbakar. Wajahnya terlihat mengerang, sangat jelas dia kesakitan,” kata Hong, yang menyebut ambulan tidak segera datang untuk membantu.

Huang Jia, saksi mata lainnya menceritakan mendengar sebuah ledakan kecil dan bau hangus. Dia melihat, korban menggunakan ponselnya sambil makan, dimana ponselnya dalam posisi mengisi daya ke power bank yang disimpan di saku celananya.

Baca Juga :  Survei di Australia: Alkohol Lebih Berbahaya Ketimbang Sabu

Orang-orang sekitar membantu dengan memberikan es ke tangannya dan membungkusnya dengan plastik makanan. Sejumlah foto yang beredar memperlihatkan bagian tangan korban terluka parah dengan kulit yang melepuh. Power bank yang meledak jatuh ke lantai dan saku celana bagian belakang tempat power bank meledak, bolong.

www.tempo.co

 

Iklan
Loading...