JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Saat Kapolres Karanganyar Mendadak Jadi Tukang Becak dan Membawa Kabag Ops Bersama Istri. Kapolres: “Cukup Ngos-ngosan Juga” 

Kapolres Karanganyar, AKBP Catur Gatot Efendi saat mengayuh becak yang ditumpangi Kabag Ops, Kompol Soni Suharna dan istri, Rabu (16/1/2019). Foto/Wardoyo
Kapolres Karanganyar, AKBP Catur Gatot Efendi saat mengayuh becak yang ditumpangi Kabag Ops, Kompol Soni Suharna dan istri, Rabu (16/1/2019). Foto/Wardoyo

KARANGANYAR- Ada saja cara untuk mengungkapkan kedekatan pimpinan dengan anak buah. Salah satunya ditunjukkan Kapolres Karanganyar, AKBP Catur Gatot Efendi.

Kedekatannya dengan jajaran, membuatnya rela melakoni hal yang barangkali tak pernah dibayangkan. Ya, pucuk pimpinan di Polres Karanganyar itu membuat prosesi unik saat melepas sembilan anggota Polres  memasuki purna tugas (pensiun).

Ia mengantar masa purna sembilan anak buahnya dengan sarana becak. Orang nomor satu di jajaran Polres Karanganyar itu bahkan rela mengayuh salah satu becak yang ditumpangi mantan Kabag Ops Kompol (Purnawirawan) Soni Suharna beserta isteri.

Baca Juga :  Kisah Pilu Bertumpuk-Tumpuk Ketua RT di Desa Buran Karanganyar Yang Kecelakaan dan Positif Covid-19. Di Rumah Sakit Tak Boleh Ditunggui, Operasi Tunggu Statusnya Negatif, Kerabatnya di Rumah Malah Meninggal Dunia

Mereka yang memasuki masa purna tugas kemudian diarak keliling kota Karanganyar usai dilepas melalui upacara pedang pora di halaman Polres Karanganyar.

Kapolres Karanganyar, AKBP catur Gatot Efendi, menyampaikan acara pelepasan dengan tradisi pedang pora untuk melepas anggota  yang memasuki masa pensiun dengan menggunakan becak sebagai salah satu bentuk penghargaan kepada mereka yang telah memberikan dedikasi dan loyalitasnya selama mengemban tugas negara.

“Cukup ngos-ngosan juga. Namun bangga, mereka berhak mendapatkan penghargaan, dan patut kita apresiasi,” tuturnya, Rabu (16/1/2019).

Baca Juga :  PKS Akhirnya Buka Kartu Dibalik Kegagalan Mengusung Calon Bupati-Wabup Sukiman-Iriyanto di Pilkada Sragen. Dari Rapat 29 Agustus 2020 Hingga Rekomendasi Cuma Fotokopi di WA

Menurutnya pelepasan dengan diarak menggunakan becak ada filosofi tersendiri. becak merupakan suatu nilai kesederhanaan di masyarakat. Polri berasal dari masyarakat, bekerja mengayomi, melindungi dan melayani masyarakat, dan usai tugasnya kembali menjadi masyarakat sipil.

“Secara pribadi dan  institusi saya mengucapkan banyak terima kasih kepada para purna Polri atas dedikasi dan loyalitas kepada institusi Kepolisian khususnya Polres Karanganyar. Kedepannya bisa menjadi  tauladan bagi anggota lain dalam bekerja untuk melayani masyarakat,” pungkasnya. Wardoyo