loading...
Loading...
elapan siswa Sekolah Dasar Swasta Rujukan (SDSR) SD Muhammadiyah 1 Ketelan Surakarta memperoleh kesempatan menjadi duta adiwiyata “hidup lebih indah tanpa sampah plastik”. Istimewa

SOLO– Sebanyak delapan siswa Sekolah Dasar Swasta Rujukan (SDSR) SD Muhammadiyah 1 Ketelan Surakarta memperoleh kesempatan menjadi duta adiwiyata “hidup lebih indah tanpa sampah plastik” yang secara simbolis telah dilantik oleh kepala sekolah dengan selempang yang terbuat dari kain, diberi identitas Duta Adiwiyata.

Kepala SD Muhammadiyah 1 Ketelan Surakarta, Sri Sayekti dalam sambutannya menuturkan Sekolah Adiwiyata memiliki standart peduli akan kepedulian, pengetahuan, kemampuan, dan kreatifitas di bidang perlindungan dan pengelolaan lingkungan yang muaranya sekolah yang peduli lingkungan yang sehat, bersih, hijau serta lingkungan lestari nan indah. Pihaknya juga berharap dengan adanya 8 duta adiwiyata, maka akan menumbuhkan jiwa semangat.

“Mudah-mudahan menambah semangat dan diharapkan generasi muda terus dapat berdedikasi dalam meningkatkan karakter cinta terhadap lingkungan hidup,” katanya di sekolah pendidikan karakter berbasis TIK dan Budaya, Jumat (8/2/2019).

Baca Juga :  KPU Solo Distribusikan Logistik Pemilu ke PPS dengan Pengawalan Ketat

Pengukuhan duta adiwiyata dilaksanakan di lapangan upacara bersamaan dengan taman gizi dan olah raga bersama, dihadiri warga sekolah sebanyak 64 guru karyawan,  dan 811 siswa. Para dutawiyata tersebut merupakan hasil seleksi pilihan dewan Juri Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Surakarta Ir. Sri Wardhani Poerbowidjojo, M.T., Puskesmas Stabelan dan guru sekolah setempat pada Rabu,  30 Januari 2019.

Adapun duta tersebut adalah Fauzan Doni Prasetya kelas 3C, Berlian Cinta Hayu Rasendria kelas 3C, Aqsha Pancalaksita kelas 4D, Mazaya Raisha H kelas 4A, Dzimar Aji Nugroho Kelas 5D, Indra Al Farra Syifa kelas 5A, Rasya Fuad B kelas 6D dan Kelas 6B Ayla Najwa F.A.

Baca Juga :  Ribuan Santri dan Warga Serbu Ponpes Takmirul Solo Untuk Berburu Baksos Bekam dan Terapi Totok As-Syifa Sragen

Wakil kepala sekolah bidang Humas, Jatmiko, memberikan beberapa pertanyaan kepada siswanya usai kegiatan memungut sampah dan memantau tumbuhan yang ada di green house sekolah.

“Sampah apa yang paling banyak kalian temukan tadi?” tanya Jatmiko. “Sampah plastik, Ustaz,” jawab anak-anak serentak. “Apa yang terjadi jikalau kita membuang sampah sembarangan?” tanya Jatmiko kembali. “Bisa jadi banjir, mungkin kuman, bakteri dan penyakit,” jawab Ayla, siswa kelas VIB.

Duta Lingkungan Hidup yang terpilih dan dibina melalui pemahaman dan pengetahuan serta keterampilan dalam mengatasi masalah lingkungan hidup khususnya di lingkungan sekolah dan sekitarnya.

Diharapkan dapat menjadi pelopor perubahan perilaku dalam masyarakat umumnya dan siswa-siswi SD Muhammadiyah 1 Ketelan Surakarta pada khususnya yang lebih bersahabat pada lingkungan hidup.

Baca Juga :  UBSI Surakarta Gelar Seminar Millenial 2019

Kegiatan ini, kata Imam, sapaan akrab Imam Priyanto Wakil Kepala Sekolah bidang Kesiswaan yang juga guru kelas 6 spesialis  Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), merupakan salah satu bentuk komitmen SD Muhammadiyah 1 Ketelan Surakarta adalah pembentukan kader melalui Pemilihan Duta Lingkungan Hidup.

“Menumbuhkan sikap kepedulian terhadap lingkungan sekitar sejak dini sangat penting,” ujarnya. Triawati PP

Loading...