JOGLOSEMARNEWS.COM Market Ekbis

BI Solo Siapkan Outflow Rp 15 Triliun Untuk Pemilu 2019

Istimewa
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Istimewa

SOLO– Bank Infonesia (BI) Perwakilan Solo menyiapkan Rp 15 triliun untuk outflow untuk tahun 2019. Kebutuhan uang keluar leluar tersebut termasuk untuk menghadapi momentum Pemilu 2019.

Menurut Kepala BI Perwakilan Solo, Bandoe Widiarto, jumlah tersebut tercatat meningkat dibandingkan dengan outflow periode yang sama tahun 2018.

“Berdasarkan data, angka ini meningkat jika dibandingkan realisasi ‘outflow’ tahun lalu sebesar Rp13,9 triliun. Secara tren setiap tahun memang ada kenaikan cukup signifikan, yaitu Rp13,0 triliun tahun 2017 atau meningkat jika dibandingkan tahun 2016 sebesar Rp10,8 triliun,” urainya, Selasa (12/2/2019).

Baca Juga :  Utang Luar Negeri Indonesia Sentuh Angka Rp 6.067 Triliun, Ini Kata Bank Indonesia: Struktur Tetap Sehat

Kendati demikian, Bandoe menegaskan momentum Pemilu diyakini tetap akan memberikan dampak positif perekonomian di Kota Solo.

“Pemilu akan berdampak positif pada UMKM sektor tertentu seperti UMKM kaos dan bendera yang laku keras. Makanya Pemilu justru memberikan dampak positif pada perekonomian di Solo selama kita menjaga 4K yaitu ketersediaan pasokan, komunikasi yang efektif, kelancaran distribusi dan keterjangkauan harga,” paparnya.

Baca Juga :  PAN dan Golkar Dukung Gibran, Tak Punya Teman Koalisi, PKS Solo: Nanti Pada Akhir-akhir Akan Kkita Berikan Kejutan

Sementara itu, pertumbuhan ekonomi di Surakarta sebesar 5,17 persen dengan angka inflasi 3,13 persen.

“Dari sisi pengeluaran, kontribusi dari sisi konsumsi cukup mendominasi, adapun sektor konsumsi rumah tangga memberikan kontribusi sebesar 2,74 persen dan konsumsi pemerintah berkontribusi sebesar 0,38 persen. Sedangkan dari sisi sumber utama pertumbuhan ekonomi domestik, untuk konsumsi rumah tangga kontribusinya sebesar 88,74 persen dan konsumsi pemerintah sebesar 8,98 persen,” imbuh Bandoe. Triawati PP