loading...
Loading...
Petugas PMI saat mengevakuasi jasad bayi mungil di Sungai Bengawan Solo Prayunan Ngrampal, Sragen, Jumat (22/2/2019). Foto/Wardoyo

SRAGEN,JOGLOSEMARNEWS.COM- Pihak kepolisian terus menyelidiki penemuan mayat bayi di tepi Bengawan Solo tepatnya di Dukuh Prayunan, Kedungupit, Sragen, Jumat (22/2/2019) pagi. Untuk mengungkap penyebab kematian bayi berjenis kelamin laki-laki itu, polisi masih menunggu hasil otopsi  dari pihak RSUD Moewardi Solo.

Baca Juga :  Gara-Gara Korek Sebatang, Rp 24 Miliar Ludes Dalam Hitungan Jam di Doyong Sragen. Tersangkanya Kakek 59 Tahun

“Kami masih menunggu hasil otopsi dari pihak RSUD dr Moewardi Solo. Biasanya otopsi akan keluar dalam seminggu,” papar Kapolres Sragen, AKBP Yimmy Kurniawan melalui Kasat Reskrim AKP Harno, Selasa (26/2/2019).

Baca Juga :  Bupati Sragen Ungkap Ada Pejabat Owel Dipindah Karena Belum Naiki Mobil Barunya, Ada Juga Kadinas Yang Dipokili Kabid-kabidnya 

Kasat menguraikan hasil visum sangat penting untuk menguak tabir kematian jasad bayi malang itu. Dari otopsi, nantinya akan bisa diungkap apakah bayi itu sudah meninggal sebelum diceburkan ke sungai.

Atau sebaliknya, bayi masih dalam kondisi hidup ketika diceburkan ke dalam sungai.

Baca Juga :  Sidang Korupsi Pungli Alsintan Sragen, 2 Mantan Anak Buah Sudaryo Lebih Banyak Jawab Tidak Tahu. Salah Satunya Ungkap Sering Lihat Apri Datang ke Ruangan Sudaryo 

“Atau mungkin ada sebab lain. Karena semua masih sangat terbuka. Kita hanya menemukan bayi saja dan kemungkinan lokasi pembuangannya juga sangat luas,” terang AKP Harno. Wardoyo

Loading...