loading...
Petugas PMI saat mengevakuasi jasad bayi mungil di Sungai Bengawan Solo Prayunan Ngrampal, Sragen, Jumat (22/2/2019). Foto/Wardoyo

SRAGEN,JOGLOSEMARNEWS.COM Pihak kepolisian terus menyelidiki penemuan mayat bayi di tepi Bengawan Solo tepatnya di Dukuh Prayunan, Kedungupit, Sragen, Jumat (22/2/2019) pagi. Untuk mengungkap penyebab kematian bayi berjenis kelamin laki-laki itu, polisi masih menunggu hasil otopsi  dari pihak RSUD Moewardi Solo.

“Kami masih menunggu hasil otopsi dari pihak RSUD dr Moewardi Solo. Biasanya otopsi akan keluar dalam seminggu,” papar Kapolres Sragen, AKBP Yimmy Kurniawan melalui Kasat Reskrim AKP Harno, Selasa (26/2/2019).

Baca Juga :  Gempar Mayat Bayi Membusuk Dibuang di Selokan Dekat Waduk Lalung Karanganyar. Kondisinya Sudah Rusak dan Tak Bisa Dikenali

Kasat menguraikan hasil visum sangat penting untuk menguak tabir kematian jasad bayi malang itu. Dari otopsi, nantinya akan bisa diungkap apakah bayi itu sudah meninggal sebelum diceburkan ke sungai.

Atau sebaliknya, bayi masih dalam kondisi hidup ketika diceburkan ke dalam sungai.

“Atau mungkin ada sebab lain. Karena semua masih sangat terbuka. Kita hanya menemukan bayi saja dan kemungkinan lokasi pembuangannya juga sangat luas,” terang AKP Harno. Wardoyo