loading...
Loading...
Brigjen Pol Widiyarso Herry Wibowo, Kakorbinmas Baharkam Mabes Polri (berpeci) berbincang dengan salah satu warga penerima bantuan. Dok. Humas Polda Jateng

SUKOHARJO-Brigjen Pol Widiyarso Herry Wibowo, Kakorbinmas Baharkam Mabes Polri memimpin bakti sosial memberikan bantuan sosial di Kecamatan Tawangsari, Sukoharjo, Sabtu (9/2/2019).

Di kecamatan Tawangsari ada empat lokasi yang dikunjungi Kakorbinma. Yakni rumah Mbah Aminem (80), Mbah Wiyanto (80), Mbah Wignyo (75) dan Mbah Parmin (80) keempatnya merupakan warga Dukuh Gendengan, Kelurahan Pojok, Kecamatan Tawangsari. Tim bakti sosial memberikan bantuan berupa paket sembako dan pemeriksaan kesehatan yang dilakukan Tim Dokkes Polres Sukoharjo.

Baca Juga :  Begini Kronologis Lengkap Mbah Saiman yang Ditipu Pembeli Tisu dengan Uang Palsu

Dari empat rumah yang dia kunjungi Herry menilai keempatnya merupakan rumah yang tidak layak huni (RTLH)1. Meski sudah ada satu rumah yang direnovasi melalui program RTLH, namun ada satu yang memang benar benar tidak layak huni. Bahkan dari makanan yang di konsumsi bukanlah makanan yang layak konsumsi dan itu bisa mengangu kesehatan yang bersangkutan.

Baca Juga :  Keracunan Massal 60 Warga Dukuh Tambakboyo Tawangsari Sukoharjo, Diduga Usai Makan Nasi Malam Tirakatan 17an

“Ini tentunya menjadi perhatian serius bagi pemerintah daerah dan Polres Sukoharjo, untuk sebisa mungkin membantu,” kata dia.

Dia juga menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan kegiatan yang murni wujud kepedulian dan kemanusiaan. Karena saat melakukan kunjungan ada satu yang malah ketakutan saat didatangi seolah olah akan di exsploitasi.

Baca Juga :  Salut, GenBI Solo Laksanakan 3 Substansi saat Peringatan HUT Kemerdekaan di Sukoharjo, Begini Penjelasannya

Ke depannya pihaknya juga akan mendistribusikan material yang dibutuhkan untuk merenovasi rumah. Dia meminta kepada kepala desa setempat saat nanti material yang didistribusikan datang untuk digerakkan gotong royong warga setempat.

“Meski rumahnya nanti tidak besar namun paling tidak rumah itu menjadi layak huni dan tidak membahayakan penghuninya,” tegas dia. Aris Arianto

Iklan
Loading...